Advertisement
Amerika Serikat Selesaikan Rencana Kirim Rudal Patriot ke Ukraina
Asap mengepul dari lokasi kebakaran selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Kamis (7/4/2022). - JIBI/Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Amerika Serikat (AS) sedang menyelesaikan rencana untuk mengirim sistem pertahanan rudal Patriot ke Ukraina. Sebuah keputusan yang dapat diumumkan paling cepat pekan ini, kata tiga orang pejabat AS, Selasa (13/12/2022).
BACA JUGA: Wanita Ukraina Diklaim Diperlakukan Tak Pantas
Advertisement
Lenacir CNA, Ukraina telah meminta mitra Barat-nya untuk pertahanan udara, termasuk sistem Patriot buatan AS, untuk melindunginya dari pemboman berat rudal Rusia – serta infrastruktur energinya.
Sistem pertahanan udara berbasis darat seperti Patriot Raytheon Technology Corp dibangun untuk mencegat rudal yang masuk.
Dua pejabat, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan pengumuman itu bisa dilakukan paling cepat Kamis (15/12/2022), tetapi menunggu persetujuan resmi dari Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Presiden Joe Biden.
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah memperingatkan NATO agar tidak memberi Ukraina p rudal pertahanan Patriot, dan kemungkinan Moskow akan melihat dukungan pertahanan sebagai eskalasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Daftar Kapal yang Masih Bisa Melintas di Selat Hormuz Iran
- Muncul Dugaan Pungli Hunian Korban Bencana, Ini Kata BNPB
- Ketegangan Memuncak di Lebanon, Pasukan Indonesia Jadi Korban
- Padam Lampu 1 Jam, Pertamina Hemat Energi Setara 2.000 Liter BBM
- PP Tunas Berlaku, Ombudsman Tekankan Literasi & Perlindungan Anak
Advertisement
Risiko Kelangkaan Pupuk Mengintai, Petani Diminta Beralih ke Organik
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Rusia Stop Ekspor BBM, Harga Pertalite RI Terancam?
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
- Anggaran Bantul Dipangkas, Program Prioritas Jadi Fokus
- Haji 2026 Sleman Aman, 1.650 Jemaah Siap Berangkat
- KLB Campak Meluas, Kemenkes Minta Nakes Siaga
Advertisement
Advertisement







