Advertisement
487 Juta Data Whatsapp Diduga Bocor? Begini Kata Meta
Ilustrasi fitur WhatsApp terbaru - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Meta, induk dari Facebook, Instagram dan Whatsapp membantah adanya kebocoran 487 juta data pengguna WhatsApp dari sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Dilansir dari South China Morning, Sabtu (27/11/2022), sebelumnya ada artikel dari Cybernews, sebuah publikasi online berbasis penelitian melaporkan sebuah iklan telah muncul di forum komunitas peretasan terkenal pada 16 November yang menawarkan untuk menjual database 2022 yang berisi nomor ponsel 487 juta pengguna WhatsApp, yang dimiliki oleh raksasa teknologi Meta.
Advertisement
Seorang juru bicara Meta mengatakan laporan itu "spekulatif" dan berdasarkan "tangkapan layar yang tidak berdasar", menambahkan bahwa perusahaan tidak menemukan bukti kebocoran data pada sistem WhatsApp.
Dia menekankan perusahaan mengambil tuduhan tentang pelanggaran keamanan layanannya "sangat serius" dan telah mengambil langkah segera untuk melihat lebih lanjut klaim yang dibuat dalam artikel berita.
Baca juga: "Piknik Pesona" Buka JAFF 2022
Menurutnya, beberapa nomor telepon dalam laporan berita mungkin terkait dengan akun WhatsApp, tetapi tidak ada informasi pengguna lain.
"Kami tidak memiliki informasi tentang bagaimana seharusnya daftar nomor telepon dikumpulkan atau sejauh mana mereka berisi nomor telepon Hong Kong," kata juru bicara itu. Dia menambahkan, ada banyak cara untuk menyusun daftar nomor telepon online.
Adapun, laporan dari Cybernews, berupa tangkapan layar yang tampaknya diambil dari forum komunitas peretasan, menyebutkan bahwa kumpulan data tersebut diduga berisi data pengguna WhatsApp dari 84 negara, termasuk lebih dari 32 juta pengguna dari Amerika Serikat, termasuk dari Indonesia sebanyak 130.331.
Mesir adalah negara dengan jumlah nomor telepon terbesar yang diduga bocor yaitu mencapai 45 juta, sedangkan Italia berada di urutan kedua dengan jumlah mencapai 36 juta data pengguna yang diduga bocor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
- KPK Panggil Mantan Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Suap Jalur Kereta
- Iran Masukkan Aset Ekonomi AS dalam Daftar Target Serangan
Advertisement
Bupati Gunungkidul Targetkan Perbaikan RTLH 1.000 Unit di Tahun Ini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Angel Di Maria Tutup Pintu Piala Dunia 2026
- Krisis Energi Bangladesh Picu Antrean Panjang di SPBU
- Justin Hubner Main 50 Menit, Fortuna Sittard Tumbang
- Kasus Hibah Pariwisata Sleman, Sri Purnomo Segera Hadapi Tuntutan JPU
- Korban Tewas Longsor Sampah di TPST Bantargebang Jadi 4 Orang
- Gagal Finis di Thailand, Marc Marquez: Ini Bukan Lagi Soal Menang
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Senin 9 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








