Advertisement

BMKG Sebut 118 Gempa Susulan Terjadi di Cianjur-Sukabumi

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 22 November 2022 - 09:27 WIB
Bhekti Suryani
BMKG Sebut 118 Gempa Susulan Terjadi di Cianjur-Sukabumi BPBD Cianjur mencatat korban tewas akibat gempa Cianjur menjadi 162 jiwa, 326 luka berat/ringan, sebanyak 2.345 rumah rusak berat dan 13.400-an mengungsi pada Senin (21/11/2022) pukul 21.00 WIB. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @bnpbrn

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - BMKG mencatat sebanyak 118 gempa susulan terjadi di Sukabumi-Cianjur hingga pukul 06.30 WIB hari ini, menyusul munculnya gempa berkekuatan magnitudo 5,6 kemarin, Senin 21 November 2022.

Kepala Mitigasi Gempa dan Tsunami Daryono mengatakan gempa susulan terbesar berkekuatan magnitudo 4,2 dan terkecil magnitudo 1,5.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Daryono juga menjelaskan hingga saat ini aktivitas gempa susulan atau aftershock di kawasan tersebut mulai meluruh.

Sebelumnya, pada hari Senin 21 November 2022 pukul 13.21.10 WIB wilayah Sukabumi, Jawa Barat diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 11 km.

BACA JUGA: 434 Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa Cianjur

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Cimandiri. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( _strike-slip_ ).

Gempabumi ini dirasakan di Kota Cianjur dengan skala intensitas V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun*). Garut dan Sukabumi IV - V MMI (*Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun*). Cimahi, Lembang, Kota Bandung, Cikalong Wetan.

Advertisement

Kemudian, Rangkasbitung, Bogor dan Bayah dengan skala intensitas III MMI ( *Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu * ). Rancaekek, Tangerang Selatan, Jakarta dan Depok dengan skala intensitas II - III MMI ( *Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu *).

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga Purwosari Mlati Pasang Spanduk Sambut Jokowi

Sleman
| Minggu, 04 Desember 2022, 11:17 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement