Advertisement

Di KTT G20, Jokowi Sebut Proyek IKN Buka Peluang Investasi Rp312 T

Muhammad Ridwan
Rabu, 16 November 2022 - 06:37 WIB
Budi Cahyana
Di KTT G20, Jokowi Sebut Proyek IKN Buka Peluang Investasi Rp312 T Presiden RI Joko Widodo membuka KTT G20 Bali di The Apurva Kempinski, Bali pada Selasa (15/11/2022). - Dok. Biro Setpres RI

Advertisement

Harianjogja.com, BADUNG—Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan proyek pemindahan ibu kota negara (IKN) yang tengah dilakukan Indonesia bakal membuka peluang investasi  infrastruktur senilai US$20,8 miliar atau setara Rp312 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi dalam pidatonya di acara Peluncuran Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) di KTT G20, di The Apurva Hotel Kempinski, Bali pada Selasa (15/11/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Sebagai contoh, Indonesia tengah mendorong pemerataan pembangunan melalui pemindahan ibu kota ke Nusantara. Ini akan membuka peluang investasi sebesar US$20,8 miliar di berbagai sektor infrastruktur," ujar Jokowi, Selasa (15/11/2022).

BACA JUGA: KTT G20 Bali Jadi Sejarah, Joe Biden dan Xi Jinping Jabat Tangan

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengatakan pemerintah mendorong penguatan pembangunan di negara-negara berkembang. Namun, pembangunan infrastruktur di negara berkembang masih memerlukan sejumlah dukungan.

Dia menuturkan dukungan pada negara berkembang harus berupa country driven berdasarkan kebutuhan riil negara tujuan. Konsultasi dan dialog dengan negara penerima harus menjadi pedoman utama, serta pembangunan infrastruktur perlu memberdayakan masyarakat dan ekonomi setempat agar memiliki rasa kepemilikan yang tinggi, disertai dukungan bagi negara berkembang untuk membangun kapasitas dan kemampuan mandiri.

"Dengan demikian, negara berkembang dapat lebih tangguh menghadapi tantangan global di masa mendatang," ujar Jokowi.

Kepala Negara menambahkan upaya yang dilakukan harus didasarkan paradigma kolaborasi dan pelibatan lebih banyak pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta akan membawa manfaat nyata.

Advertisement

Selanjutnya, PGII harus menghasilkan dukungan pembangunan berkelanjutan, termasuk lewat pembangunan hijau dan transisi energi.

"Presidensi G20 Indonesia telah mendorong kerja sama nyata di bidang sustainable infrastructure dan pendanaan pembangunan. Indonesia sendiri juga bersungguh-sungguh mengembangkan industri hijau, termasuk ekosistem industri mobil listrik, sebagaimana Yang Mulia saksikan langsung di KTT Bali ini," ungkapnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga Purwosari Mlati Pasang Spanduk Sambut Jokowi

Sleman
| Minggu, 04 Desember 2022, 11:17 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement