Studi Ungkap 98,8% Rekomendasi AI Alodokter Dinilai Aman untuk Pasien
Studi Stanford dan Berkeley menemukan 98,8% rekomendasi AI Alodokter dalam 402 konsultasi dinilai aman secara klinis oleh dokter Indonesia.
Tangkapan layar tragedi saat perayaan Halloween di Itaewon. / Bisnis.com
Harianjogja.com, SOLO -- Berikut ini adalah kronologi lengkap tragedi pesta Halloween di Itaewon Korea Selatan yang menewaskan 149 orang.
Anak muda di Korea Selatan menyambut Halloween dengan bahagia. Apalagi ini adalah Halloween pertama mereka setelah "terkurung" dalam Covid-19 sejak tiga tahun terakhir.
Akan tetapi, pesta Halloween yang harusnya berlangsung secara meriah justru berubah menjadi tragedi mengenaskan.
Hingga pada 30 Oktober 2022 pukul 06.00 waktu Korea Selatan, dilaporkan 149 orang tewas dalam insiden tersebut. Bagaimana kronologi tragedi Halloween di Itaweon?
Insiden bermula ketika ratusan orang mamasuki kawasan Itaewon menggenkan berbagai kostum horor.
Insiden terjadi di gang kecil, tak jauh dari Hotel Hamilton di Itaewon yang sebenarnya hanya bisa digunakan untuk lalu lintas satu mobil.
Akan tetapi, gang kecil tersebut dipadati oleh manusia dan semakin malam semakin bertambah banyak yang berdesakan di gang kecil tersebut.
Mulanya, hanya 50 orang yang menunjukkan tanda-tanda sesak nafas dan henti jantung karena berdesakan.
Lama kelamaan, beberapa orang yang sudah berada di atas terjatuh dan menimpa warga yang berada di posisi lebih rendah.
Mulai dari saat itulah laporan demi laporan orang kekurangan oksigen semakin banyak terdengar. Pemerintah setempat langsung menerahkan 142 ambulan untuk mengevakuasi korban.
Karena banyaknya orang, tim medis sempat mengaku kesulitan menangani korban yang kian malam kian berjatuhan.
Sekitar pukul 03.00 pagi waktu Korea Selatan, Choi Sung Bum, sebagai kepala pemadam kebakaran dari Stasiun Pemadam Kebakaran Yongsan menyebut ada 120 orang meninggal dunia dan 100 orang terluka.
"Jumlah korban akan meningkat karena beberapa orang yang berhasil diselamatkan saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit," jelas Choi kala itu.
Meski demikian, menurut laporan terakhir pukul 06.00 waktu Korea Selatan, Pemadam Kebakaran Yongsan melaporkan 149 orang tewas dan 76 dirawat di rumah sakit.
Dari 76 orang yang terluka, 19 dilaporkan dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di beberapa Rumah Sakit di Korea Selatan.
Dari 149 orang yang dipastikan tewas, dua di antaranya adalah orang asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Studi Stanford dan Berkeley menemukan 98,8% rekomendasi AI Alodokter dalam 402 konsultasi dinilai aman secara klinis oleh dokter Indonesia.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.
Perlinsos Digital mempermudah warga pelosok Padang Pariaman mengakses bansos. Eli Suarni akhirnya menerima PKH setelah menunggu sejak 2018.
Kemenhub mendorong KAI mempercepat pengadaan 35 KRL baru dan dua retrofit agar seluruhnya dapat beroperasi pada 2027.
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi bagi 50.000 pekerja terdampak PHK. Simak bidang pelatihan, fasilitas, syarat, dan cara pendaftarannya.