Kapal yang Bayar Tol Selat Hormuz Terancam Kehilangan Asuransi
Lloyd's Market Association menyatakan kapal yang membayar tol Selat Hormuz kepada Iran berisiko kehilangan perlindungan asuransi.
Foto ilustrasi bantuan sosial (bansos), dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, JAKARTA— Sejumlah bantuan sosial atau bansos masih disalurkan pemerintah pada September 2026. Masyarakat yang tercatat sebagai penerima perlu memahami jadwal pencairan masing-masing program karena periode penyaluran, mekanisme, hingga besaran bantuan berbeda-beda.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya menyampaikan realisasi penyaluran bansos triwulan III periode Juli-September 2026 telah mencapai lebih dari 80% dari total kuota penerima nasional sebanyak 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Setidaknya ada enam program bantuan yang berkaitan dengan penyaluran atau proses pencairan pada September 2026. Program tersebut meliputi bantuan pangan beras, Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT atau Program Sembako, Program Indonesia Pintar (PIP), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN), dan KIP Kuliah.
Selain enam program tersebut, pemerintah juga menjalankan BLT Kesra Rp900.000 yang menyasar kelompok masyarakat tertentu berdasarkan hasil pemutakhiran data sosial ekonomi.
1. Bantuan Pangan Beras
Bantuan pangan beras menjadi salah satu program yang memiliki alokasi hingga September 2026. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut bantuan pangan periode Juli-September 2026 diberikan kepada 33,24 juta penerima bantuan pangan (PBP).
Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, total alokasi selama tiga bulan mencapai 30 kilogram beras untuk setiap penerima.
Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui titik distribusi yang telah ditentukan di masing-masing wilayah.
Dalam rilis Bapanas pada 31 Agustus 2026, penyaluran di wilayah kerja Bulog Cabang Karawang mencakup Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi dengan total 632.256 PBP.
Sementara itu, untuk wilayah Jawa Barat terdapat 6.039.551 PBP dengan total alokasi mencapai 181,1 juta kilogram beras.
Jadwal: Juli-September 2026 dan disalurkan secara bertahap.
Besaran: 10 kilogram beras per bulan atau 30 kilogram untuk tiga bulan.
Penerima: Masyarakat yang masuk dalam data penerima bantuan pangan pemerintah.
2. Program Keluarga Harapan atau PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan yang memenuhi komponen tertentu.
Penyaluran PKH dilakukan secara bertahap sepanjang tahun melalui bank Himbara maupun PT Pos Indonesia, baik secara tunai maupun nontunai.
Untuk triwulan III 2026, periode penyaluran PKH mencakup Juli, Agustus, dan September. Pemerintah sebelumnya menyampaikan proses penyaluran masih berlangsung pada Agustus sehingga sebagian KPM dapat menerima bantuan pada September.
Bagi KPM yang belum menerima dana, pengecekan dapat dilakukan terhadap status kepesertaan, rekening atau KKS. Penerima juga dapat menghubungi pendamping PKH maupun dinas sosial setempat apabila diperlukan.
Jadwal: Triwulan III, Juli-September 2026.
Besaran: Berbeda sesuai komponen penerima, seperti ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas berat.
Penerima: Keluarga yang masuk data sosial ekonomi pemerintah dan memenuhi persyaratan PKH.
3. BPNT atau Program Sembako
BPNT yang kini dikenal sebagai Program Sembako juga termasuk bantuan sosial yang penyalurannya berlangsung pada triwulan III 2026.
Nilai bantuan Program Sembako tercatat sebesar Rp200.000 per KPM setiap bulan. Apabila alokasi Juli, Agustus, dan September diberikan sekaligus, penerima dapat memperoleh total Rp600.000.
Namun, pencairan tiga bulan sekaligus tidak otomatis berlaku bagi seluruh KPM. Waktu penerimaan bergantung pada daftar bayar, kesiapan data, serta mekanisme penyaluran yang ditetapkan pemerintah.
Jadwal: Juli-September 2026 dan disalurkan bertahap.
Besaran: Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 apabila tiga bulan disalurkan sekaligus.
Penerima: KPM yang memenuhi kriteria Program Sembako dan telah ditetapkan berdasarkan data pemerintah.
4. Program Indonesia Pintar
Program Indonesia Pintar (PIP) masih dapat dicairkan pada September 2026 karena penyaluran PIP Termin II berlangsung pada Mei-September.
Termin II mencakup penerima yang berasal dari usulan dinas pendidikan, usulan pemangku kepentingan, maupun peserta didik yang telah melakukan aktivasi rekening berdasarkan SK Nominasi dan kemudian masuk SK Pemberian.
Besaran bantuan PIP berbeda berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa dan orang tua dapat mengecek status penerima menggunakan NIK dan NISN atau melalui operator sekolah.
Jadwal: Termin II Mei-September 2026.
Besaran: SD Rp450.000 per tahun, SMP Rp750.000 per tahun, serta SMA/SMK Rp1 juta per tahun, dengan ketentuan nominal tertentu untuk siswa baru dan kelas akhir.
Penerima: Peserta didik yang memenuhi kriteria PIP dan telah ditetapkan sebagai penerima.
5. PBI JKN
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI JKN memiliki mekanisme berbeda dibandingkan PKH, BPNT, maupun PIP.
Bantuan PBI JKN tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat. Pemerintah membayarkan iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.
Dengan mekanisme tersebut, manfaat yang diterima peserta berupa kepesertaan dan perlindungan layanan kesehatan, bukan dana yang masuk ke rekening.
Status kepesertaan dapat diperiksa melalui layanan resmi BPJS Kesehatan, termasuk Mobile JKN maupun Care Center 165.
Jadwal: Berjalan melalui pembayaran iuran, bukan pencairan uang tunai.
Besaran: Tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada peserta.
Penerima: Masyarakat yang memenuhi kriteria PBI JKN berdasarkan data dan ketentuan pemerintah.
6. KIP Kuliah
KIP Kuliah 2026 juga masih berlangsung pada September. Berbeda dengan PKH dan BPNT, proses pencairan KIP Kuliah dilakukan melalui mekanisme perguruan tinggi.
Jadwal resmi KIP Kuliah 2026 mencantumkan pendaftaran akun siswa mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026.
Untuk pencairan, perguruan tinggi mengajukan data melalui sistem KIP Kuliah. Setelah itu dilakukan verifikasi data mahasiswa dan rekening sebelum dana diproses.
Karena proses tersebut melibatkan perguruan tinggi, waktu pencairan KIP Kuliah dapat berbeda antara satu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lainnya.
Jadwal: Pendaftaran akun sampai 31 Oktober 2026; pencairan mengikuti proses verifikasi kampus dan sistem KIP Kuliah.
Besaran: Biaya pendidikan dibayarkan ke perguruan tinggi, sedangkan biaya hidup diberikan kepada mahasiswa sesuai ketentuan.
Penerima: Mahasiswa yang memenuhi persyaratan ekonomi dan telah lolos verifikasi perguruan tinggi.
BLT Kesra Rp900.000 Cair September?
BLT Kesra Rp900.000 juga menjadi salah satu bantuan yang perlu diperhatikan masyarakat pada September 2026.
Program ini berbeda dari bansos reguler seperti PKH dan Program Sembako. Penerima BLT Kesra ditentukan berdasarkan data dan kriteria program yang telah ditetapkan pemerintah.
Nilai bantuan mencapai Rp900.000 untuk alokasi tertentu. Namun, hingga September 2026 belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal pencairan BLT Kesra Rp900.000.
Masyarakat yang ingin mengetahui apakah masuk sebagai penerima perlu memastikan status melalui kanal resmi pemerintah. Masyarakat juga diimbau tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar melalui media sosial maupun pesan berantai.
Karena pencairan bantuan dapat dilakukan secara bertahap, waktu penerimaan setiap KPM tidak selalu sama.
Cara Cek Penerima Bansos Kemensos
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
- Masukkan kode keamanan yang tersedia.
- Klik “Cari Data”.
- Periksa nama dan status penerima yang muncul.
- Perhatikan jenis bantuan yang tercantum, seperti PKH, Sembako/BPNT, maupun bantuan lainnya.
Perlu diperhatikan bahwa jadwal pencairan tidak selalu sama untuk setiap penerima. Penyaluran dapat bergantung pada proses verifikasi dan validasi data, daftar bayar, rekening penerima, serta mekanisme distribusi di masing-masing daerah.
Dengan demikian, masyarakat yang menunggu bansos September 2026 perlu membedakan program yang memang memiliki alokasi hingga September dengan program yang masih menjalankan proses penyaluran berdasarkan mekanisme masing-masing.
Status penerima sebaiknya selalu diperiksa melalui kanal resmi pemerintah. Langkah tersebut penting untuk menghindari informasi palsu maupun modus penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Lloyd's Market Association menyatakan kapal yang membayar tol Selat Hormuz kepada Iran berisiko kehilangan perlindungan asuransi.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta PTN mendirikan UPZ untuk mengoptimalkan zakat sebagai sumber bantuan pendanaan mahasiswa.
BNPB memfokuskan verifikasi 98.986 rumah rusak pascagempa Flores, sementara distribusi logistik telah mencapai 98,39 persen.
Jasa Marga telah menyerap capex Rp4,4 triliun hingga semester I/2026. Simak progres Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo.
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Cek jadwal 6 bansos September 2026, mulai PKH, BPNT, beras, PIP, PBI JKN hingga KIP Kuliah dan BLT Kesra Rp900.000.