Lagi, Petinggi Twitter Hengkang dari Perusahaan
Sejumlah petinggi Twitter dikabarkan hengkang usai perusahaan tersebut diakuisisi oleh CEO Tesla Elon Musk.
Ilustrasi leptospirosis,/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Di musim hujan, ancaman banjir terjadi di beberapa daerah Tanah Air, termasuk DIY.
Salah satu penyakit yang bisa timbul akibat banjir yang harus diwaspadai, selain diare adalah leptospirosis. Ini merupakan penyakit yang ditularkan melalui kencing tikus. Bakteri penyebabnya, Leptospira, masuk melalui kulit yang lecet atau selaput lendir saat berada dalam banjir, genangan air, selokan ataupun lumpur.
Berikut fakta-fakta mengenai penyakit leptospirosis yang harus diketahui berdasarkan laman Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan dan CDC.
Salah satu gejala leptospirosis, kekuningan pada kulit.
Perbedaan leptospirosis dengan penyakit musim hujan umumnya adalah alami kekuningan pada kulit. Meskipun pada beberapa kasus, orang tidak menunjukkan gejala apapun.
Berikut gejala lain yang juga mengiringi penyakit leptospirosis:
Terjadi dalam dua fase
Setelah orang terinfeksi bakteri Leptospira, menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), butuh waktu dua hari sampai empat minggu untuk munculnya gejala. Biasanya dimulai tiba-tiba dengan demam dan gejala lainnya.
Leptospirosis dapat terjadi dalam dua fase:
Sebabkan kematian
Meskipun terlihat seperti penyakit yang umum, terlebih saat banjir melanda, CDC mengungkap, leptospirosis bisa sebabkan kematian.
Hal ini bisa terjadi jika seseorang yang terinfeksi bakteri penyebab penyakit ini, namun tidak mendapatkan pengobatan.
Kondisi serius lain yang bisa ditimbulkan oleh leptospirosis tanpa pengobatan, adalah kerusakan ginjal, meningitis atau radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang, gagal hati, dan gangguan pernapasan.
Bisa diatasi dengan antibiotik
Penanganan leptospirosis bisa dengan menggunakan antibiotik seperti doksisiklin atau penisilin. Namun, beberapa jenis antibiotik tersebut harus diberikan pada awal perjalanan penyakit.
Jika gejala penyakit ini sudah semakin parah, antibiotik intravena mungkin diperlukan. Orang dengan gejala sugestif leptospirosis harus menghubungi fasilitas layanan kesehatan.
Karena penyakit ini timbul akibat bakteri yang masuk pada saat kulit kontak dengan genangan, maka cara terbaik mencegah penyakit ini adalah dengan melindungi kulit pada saat akan melakukan kontak tersebut.
Caranya bisa dengan menggunakan sepatu bot, baik saat membersihkan rumah selepas banjir, membersihkan selokan, dan aktivitas lain yang membuat kulit berkontak dengan genangan air.
Selain itu, Kemenkes juga menyarankan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun setelah beraktivitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sejumlah petinggi Twitter dikabarkan hengkang usai perusahaan tersebut diakuisisi oleh CEO Tesla Elon Musk.
Pemprov Jateng menyiapkan koridor baru Trans Jateng Gelangmanggung pada 2027 yang menghubungkan Temanggung, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang.
Sebanyak 24 WNI masih menjalani proses hukum kasus haji ilegal di Arab Saudi. KJRI Jeddah memastikan pendampingan kekonsuleran terus diberikan.
Banjir rob merendam tiga desa di Rembang. Selain menggenangi rumah dan jalan, abrasi dilaporkan semakin mendekati permukiman warga.
Paus Leo XIV memulai kunjungan sepekan ke Spanyol dengan agenda migrasi, perdamaian, dialog, dan bertemu para migran di Canary.
Retribusi pantai barat Bantul turun menjadi Rp5.000. Pelaku wisata Pantai Depok khawatir kunjungan wisatawan dan omzet pedagang menurun.