Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Anggito Abimanyu./Ist
JOGJA-Anggito Abimanyu, Ekonom Universitas Gadjah Mada sekaligus Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji periode 2019-2022, meluncurkan kumpulan Syair-Syair dakwah Islami yang telah ditulis sejak tahun 2009 hingga tahun 2022. Dari Syair-Syair tersebut diciptakanlah lagu Islami dengan para musisi ternama seperti Erwin Gutawa, Dwiki Dharmawan, Singgih Sanjaya, Afriza Arifin dan Kelompok nasyid SNADA menjadi karya komposisi cipta agung dan bermakna.
Syair tersebut dikumpulkan dalam satu buku kecil dan diberi judul Syair-Syair Cinta Tanpa Syarat. Cinta Kepada Sang Pencipta adalah cinta sejati tanpa syarat apapun. 11 syair Islami ini telah diolah, diaransemen, direkam dan dipagelarkan melalui orchestra ringan dalam beberapa “event/recording oleh sejumlah penyanyi ternama seperti Dira Sugandi, Brian Jikustik, Lucky “idol”, Barsena, Rafi Daeng dan Kelompok nasyid SNADA.
Dalam kesempatan itu Anggito menyampaikan harapannya, “Melalui peluncuran syair-syair ini, saya berharap agar dapat dibaca, dimaknai, diresapi sedalam mungkin dan menjadi pengiring doa, nasihat, peringatan dan dakwah kebaikan” tuturnya.
Sejumlah lagu penuh makna yang diperdengarkan dalam kesempatan itu antara lain berjudul Dzikir Bersama Merapi (Tahun 2010) yang mengagungkan kebesaran tuhan dan kesadaran betapa lemahnya manusia, Zapin Ilmu Amal dan Budi (2011), Syukur Ilahi (2013),Sujud di RaudahMu (2015), Pelita hati (2021) dan Menjemput HidayahMu (2022) serta total 15 Syair lainnya. Lagu pelita Hati sendiri kemudian menjadi Theme Song Badan Pengelola Keuangan Haji Lembaga Publik yang dipimpinnya dalam 5 tahun terakhir.
Acara yang digelar di Gedung TILC UGM ini juga dihadiri oleh M Romahurmuzy (Politisi), serta sejumlah undangan Akademisi penting seperti Hotma Prawoto Sulistyadi (Direktur Project Implementation Unit UGM) serta Dekan dan wakil dekan sekolah Vokasi serta Laretna Trisnatari dosen Fakultas Tekhnik UGM, serta Singgih Sanjaya (Dosen ISI ) serta segenap Kaprodi dan Dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis.
Dalam Kesempatan itu M. Romahurmuzy mengapresiasi kedalaman makna atas dakwah dalam kumpulan syair-syair Cinta Tanpa Syarat kepada sang pencipta yang menurutnya merupakan tahapan tertinggi manusia dalam mencintai Tuhannya. Demikian pula Hotma Prawoto Sulistyadi dan Laretna Trisnatari mengagumi kemampuan menuangkan syair-syair islami dalam balutan musik yang berkelas disela-sela berbagai kesibukannya sebagai akademisi dan birokrat.
Salah satu Composer lagu Demi Fajar -Singgih Sanjaya yang turut hadir menutup haru kesempatan itu berharap semoga karya ini menjadi sajadah panjang bagi seorang Anggito Abimanyu melalui karya syair religi yang menyentuh”.
Acara ditutup oleh Dekan sekolah Vokasi UGM Agus Maryono sekaligus melakukan penyerahan buku secara simbolis.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.