Advertisement
Diusung Jadi Capres Oleh PSI, Ganjar: Belum Ada Komunikasi
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat acara Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia dan Seminar Nasional di Universitas Diponegoro, Semarang, Selasa (20/9/2022). - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, resmi diumumkan sebagai calon presiden atau capres yang diusung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Meski demikian, Ganjar Pranowo tidak terlihat antusias menanggapi hal tersebut.
BACA JUGA : Alasan NasDem Usung Anies Baswedan daripada Ganjar Pranowo
Advertisement
Dijumpai wartawan saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Uni Eropa di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa (4/10/2022), Ganjar mengaku tidak pernah menjalin komunikasi dengan PSI. Oleh karenanya, ia pun tidak terlalu menanggapi keputusan PSI yang mengusung namanya sebagai capres 2024.
“Enggak [tidak ada komunikasi dengan PSI. Belum tahu [deklarasi PSI yang mengusung namanya sebagai capres],” ujar Ganjar.
Meski demikian, Ganjar tidak menampik jika dirinya mengetahui keputusan PSI yang mengusung dirinya sebagai capres 2024. Ia mengaku mengetahui keputusan PSI itu melalui pemberitaan di sejumlah media massa.
“Saya tahunya malah dari media. Belum ada komunikasi [sebelumnya dengan PSI],” tegas Ganjar.
Keputusan PSI yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres itu diumumkan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/10/2022). PSI mengumumkan Ganjar sebagai capres sesaat setelah Partai Nasdem mendeklarasikan mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.
PSI mengklaim terpilihnya nama Ganjar sebagai capres 2024 merupakan hasil Rembuk Rakyat yang diselenggarakan partai tersebut sejak akhir Februari 2022. Ganjar dipilih bersama Zanuba Arifah Wahid alias Yenny Wahid sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2024. PSI menilai pasangan Ganjar-Yenny Wahid itu sebagai yang terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan mengakhiri masa jabatannya setelah tahun 2024.
PSI juga mengklaim jika ada sembilan nama kandidat capres 2024 yang muncul dari hasil Rembuk Rakyat. Selain Ganjar, ada juga nama Mahfud Md, Tito Karnavian, Erick Thohir, hingga Sri Mulyani, minus nama Anies Baswedan. Dari sembilan kandidat itu, Ganjar menempati posisi teratas sehingga diusung PSI sebagai capres.
Kendati demikian, Ganjar selama ini memang belum pernah menyatakan diri untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2024. Alih-alih mencalonkan diri sebagai capres, Ganjar selalu berkilah akan mengikuti instruksi PDIP, yang merupakan partainya dalam Pilpres 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
Advertisement
Gerai KDMP di Gunungkidul Mencapai 20, Lahan Jadi Sorotan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Kim Jong Un Tegaskan Korea Utara Akan Terus Setia Bersama Rusia
- OPINI: Seni Menghadapi Pertanyaan Stigmatif saat Lebaran
- Pasta Tak Selalu Bikin Gula Darah Melonjak, Ini Penjelasan Ahli Gizi
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Tiket Tak Hangus, KCIC Beri Layanan Reschedule Gratis Penumpang Whoosh
- Bus Damri Tanpa Dokumen Ditahan di Terminal Tirtonadi Solo
Advertisement
Advertisement





