Advertisement

Akhir 2022, Bayar Tol Tak Perlu Berhenti di Gerbang Tol

Rizqi Rajendra
Rabu, 28 September 2022 - 10:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Akhir 2022, Bayar Tol Tak Perlu Berhenti di Gerbang Tol Kendaraan melintas di gerbang jalan tol Bekasi Barat I, Jawa Barat. - JIBI/Dwi Prasetya

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan menerapkan sistem pembayaran tol nirsentuh atau pembayaran tol tanpa harus berhenti di gerbang tol. 

Sistem pembayaran yang dimulai akhir 2022 ini menggunakan teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF). Adapun penggunaan MLFF akan diimplementasikan di beberapa jalan tol sebagai tahapan transisi dari pembayaran tol yang masih menggunakan kartu tol elektronik.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Untuk mempermudah pembayaran tol nirsentuh, pihak BPJT akan segera merilis aplikasi bernama Cantas dan mulai bisa digunakan oleh publik pada Desember 2022 mendatang.

"Nantinya, saat teknologi MLFF mulai diimplementasikan, para pengguna jalan tol dapat melakukan pembayaran non-tunai tanpa tap kartu, yakni hanya dengan mengunduh dan mendaftar data pribadi pada aplikasi bernama Cantas pada smartphone masing-masing yang telah terkoneksi internet," tulis akun media sosial resmi BPJT dikutip Selasa, (27/9/2022).

Baca juga: Cara Membayar KRL Solo Jogja Pakai Gopay

Cara kerjanya, pembayaran tersebut menggunakan Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) yang memindahkan metode transaksi tol yang sebelumnya berbasis chip menjadi pembayaran berbasis akun dan server. Pengguna jalan nantinya cukup mengunduh aplikasi pada perangkat smartphone untuk dapat melakukan pembayaran tol.

Saat akan memulai perjalanan, pengguna diminta melakukan aktivasi aplikasi pada perangkat dengan menekan tombol mulai. Ponsel pengguna akan mengirimkan sinyal GPS ke sistem pusat MLFF, dan GPS akan mendeteksi lokasi kendaraan serta memotong saldo secara otomatis ketika keluar tol.

Menurut pihak BPJT, sebelumnya sistem pembayaran tol dengan uang tunai yang digantikan dengan kartu tol elektronik menghemat waktu dari 10 detik ke 4 detik. Namun kini, penggunaan sistem pembayaran tol nirsentuh lebih mempersingkat waktu transaksi dan memangkas antrean di gerbang tol.

Advertisement

"Dengan diterapkannya teknologi transaksi nirsentuh atau MLFF di Indonesia, pengguna tol tidak perlu lagi berhenti di gerbang tol apalagi mengantre saat melakukan pembayaran. Sehingga, penggunaan MLFF bisa menghilangkan waktu antrian menjadi nol detik," tukas BPJT.

Manfaat lain dari pembayaran tol nirsentuh ini yaitu untuk efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Sleman Inklusi Siap Wujudkan Disabilitas Unggul

Sleman
| Kamis, 08 Desember 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement