Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Kendaraan melintas di gerbang jalan tol Bekasi Barat I, Jawa Barat./JIBI-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan menerapkan sistem pembayaran tol nirsentuh atau pembayaran tol tanpa harus berhenti di gerbang tol.
Sistem pembayaran yang dimulai akhir 2022 ini menggunakan teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF). Adapun penggunaan MLFF akan diimplementasikan di beberapa jalan tol sebagai tahapan transisi dari pembayaran tol yang masih menggunakan kartu tol elektronik.
Untuk mempermudah pembayaran tol nirsentuh, pihak BPJT akan segera merilis aplikasi bernama Cantas dan mulai bisa digunakan oleh publik pada Desember 2022 mendatang.
"Nantinya, saat teknologi MLFF mulai diimplementasikan, para pengguna jalan tol dapat melakukan pembayaran non-tunai tanpa tap kartu, yakni hanya dengan mengunduh dan mendaftar data pribadi pada aplikasi bernama Cantas pada smartphone masing-masing yang telah terkoneksi internet," tulis akun media sosial resmi BPJT dikutip Selasa, (27/9/2022).
Baca juga: Cara Membayar KRL Solo Jogja Pakai Gopay
Cara kerjanya, pembayaran tersebut menggunakan Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) yang memindahkan metode transaksi tol yang sebelumnya berbasis chip menjadi pembayaran berbasis akun dan server. Pengguna jalan nantinya cukup mengunduh aplikasi pada perangkat smartphone untuk dapat melakukan pembayaran tol.
Saat akan memulai perjalanan, pengguna diminta melakukan aktivasi aplikasi pada perangkat dengan menekan tombol mulai. Ponsel pengguna akan mengirimkan sinyal GPS ke sistem pusat MLFF, dan GPS akan mendeteksi lokasi kendaraan serta memotong saldo secara otomatis ketika keluar tol.
Menurut pihak BPJT, sebelumnya sistem pembayaran tol dengan uang tunai yang digantikan dengan kartu tol elektronik menghemat waktu dari 10 detik ke 4 detik. Namun kini, penggunaan sistem pembayaran tol nirsentuh lebih mempersingkat waktu transaksi dan memangkas antrean di gerbang tol.
"Dengan diterapkannya teknologi transaksi nirsentuh atau MLFF di Indonesia, pengguna tol tidak perlu lagi berhenti di gerbang tol apalagi mengantre saat melakukan pembayaran. Sehingga, penggunaan MLFF bisa menghilangkan waktu antrian menjadi nol detik," tukas BPJT.
Manfaat lain dari pembayaran tol nirsentuh ini yaitu untuk efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Pemda DIY menyambut baik rencana gaji PPPK dibebankan ke APBN karena dinilai dapat meringankan beban anggaran daerah.
Viral tagging parkir memicu cekcok di tempat umum. Simak 10 etika parkir agar tidak mengganggu pengguna lain dan memicu konflik.
Kawasan wisata Bromo kembali dibuka 20 Agustus 2026 setelah kebakaran hutan dipadamkan. Pengunjung diminta mencegah sumber api.
Ribuan warga Kulonprogo memadati Alun-Alun Wates menyaksikan pawai HUT ke-81 RI yang diikuti 97 kontingen sekolah dan OPD.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.