Advertisement

WHO Keluarkan Kebijakan Baru soal Covid-19, Tanda Berakhirnya Pandemi?

Widya Islamiati
Sabtu, 17 September 2022 - 02:47 WIB
Arief Junianto
WHO Keluarkan Kebijakan Baru soal Covid-19, Tanda Berakhirnya Pandemi? Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - World Health Organization (WHO) mengeluarkan kebijakan untuk mengakhiri pandemi. Kebijakan ini disinyalir berkaitan dengan menurunnya kasus Covid-19 di hampir semua negara di dunia selama beberapa bulan terakhir, termasuk Indonesia.

Kebijakan yang kemudian diringkas oleh Kementerian Kesehatan menjadi enam poin singkat ini diutarakan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual pada Jumat (16/9/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Berikut isi dari enam kebijakan singkat WHO untuk mengakhiri pandemi Covid-19:

Vaksinasi

Pandemi akan segera berakhir jika dalam suatu negara, tingkat vaksinasinya sudah mencapai 100%. Termasuk grup prioritas seperti tenaga kesehatan, dan lansia, keduanya diharuskan setidaknya memenuhi persentase 97% dalam suatu negara.

Testing dan sequencing

Meskipun sudah dalam fase menuju Endemi, tetapi bukan berarti bisa menjadi lebih longgar dalam hal testing dan sequencing untuk Covid-19. Keduanya masih perlu dilakukan terus menerus.

Ini juga menyangkut integrasi surveilans dan penyedia pelayanan testing, termasuk untuk gangguan pernapasan lain seperti influenza.

BACA JUGA: Ini Sanksi yang Diberikan kepada 10 Personel Polri dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Sistem kesehatan

Pelayanan pasien Covid-19 dalam suatu negara juga harus diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan primer. Hal ini perlu dibenahi dengan sistem yang mengatur hal tersebut.

Persiapan lonjakan kasus

Karena virus Covid-19 terus bermutasi dengan varian-varian baru. Negara harus siap dengan lonjakan kasus yang sewaktu-waktu terjadi. Hal ini berkaitan dengan kesiapan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang memadai.

Pencegahan dan pengendalian

Negara juga harus peduli terhadap tenaga kesehatan dan pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan. Harus dipersiapkan tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi, untuk melindungi tenaga kesehatan dan pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan.

Penyampaian informasi

Komunikasi juga menjadi salah satu komponen utama dalam keberhasilan menuju akhir pandemi. Bagaimana negara mengkomunikasikan dengan jelas kepada masyarakat terkait dengan perubahan apapun dalam setiap kebijakan Covid-19.

Hal ini bisa dilakukan dengan banyak cara, termasuk melatih tenaga kesehatan untuk mengidentifikasi dan menyampaikan informasi tersebut serta mengembangkannya ke dalam bentuk digital yang berkualitas tinggi. Ini ditujukan agar masyarakat mudah menerima dan memahami informasi tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

LBH Jogja Ungkap Serangkaian Ketidakadilan Ekonomi Warga Sepanjang 2022

Jogja
| Rabu, 08 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement