Advertisement
Tiga Kapolda Belum Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J
Tersangka Irjen Ferdy Sambo (kiri) bersama Istrinya tersangka Putri Candrawathi (kanan) keluar dari rumah dinas yang menjadi TKP pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di Jalan Duren Tiga Barat, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022) - ANTARA
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Polri kembali buka suara terkait dugaan keterlibatan 3 Kapolda dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengakui pihaknya telah menerima informasi soal tiga Kapolda. Namun menurut Dedi timsus belum melakukan pendalam terkait dengan informasi tersebut.
Advertisement
“Informasi iya diterima, informasi iya di dengarkan, tapi tidak berdasarkan pada asumsi. Hasil keterangan tadi malam saya dengan pak Irwasum dan Inspektorat Khusus (Itsus), sampai dengan hari ini itsus belum melakukan pendalaman dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” tutur Dedi di gedung TNCC, Selasa (6/9/2022).
Dedi menegaskan bahwa saat ini pihak dari Polri masih fokus ke penyelesaian masalah dari kasus pembunuhan Brigadir Yoshua yang saat ini berkasnya sedang dalam tahap penyelesaian
“Fokus dari tim penyidik adalah penyelesaian pemberkasan lima tersangka terkait masalah pidana 340 KUHP subsider 338 Jo 55 dan 56," ujarnya. Sekadar informasi, beredar kabar bahwa ada tiga Kapolda yang masuk kedalam kasus pembuhuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo. Ketiganya yaitu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Kapolda Sumatra Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta.
Sebelumya, Dedi juga mengatakan bahwa tim khusus (Timsus) sudah mendapatkan informasi terkait hal itu dan akan mendalami apakah ketiga ikut terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J. “Dari Timsus sudah mendapat informasi tersebut. Tentunya juga dari Timsus nanti akan mendalami apabila memang ada keterkaitan terkait masalah kasus Irjen Ferdy Sambo,” ujar Dedi di gedung DPR, Senin (5/9/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Pemkot Jogja Resmi Larang Bus Pariwisata Parkir di TKP Senopati
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- BBM Terancam Mahal, Prabowo Kaji Kebijakan WFH dan Pangkas Hari Kerja
- OPINI: Ramadan dan Tren Bio-Hacking
- Pemkot Jogja Siapkan Penataan Fasad Toko di Malioboro
- Daftar Camilan Tinggi Protein Sehat untuk Menahan Lapar Seharian
- Penukaran Uang Baru di Stasiun Jogja Diserbu Penumpang KA
- Trilogi Filosofi Keistimewaan DIY, Kompas Pemerintahan Bumi Mataram
- Bukan karena Perang, Ini Alasan TNI Terapkan Status Siaga 3
Advertisement
Advertisement







