Advertisement

Bill Gates Sebut Hewan Paling Mengerikan di Dunia

Widya Islamiati
Selasa, 23 Agustus 2022 - 23:27 WIB
Bhekti Suryani
Bill Gates Sebut Hewan Paling Mengerikan di Dunia Bill Gates Ungkap Hewan Paling Mengerikan di Dunia. Bloomberg - Takaaki Iwabu

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pernahkah berpikir apa kira-kira hewan yang paling mengerikan di seluruh dunia? Apakah si raja hutan? Atau hiu di lautan? apakah kedua hewan ini telah membunuh jutaan jiwa?

Celakanya, hewan yang paling mematikan di seluruh dunia justru hewan yang hidup di sekitar manusia, bukan di hutan maupun di lautan.

Hewan ini sangat kecil, rapuh, bahkan bisa meninggal dengan sendirinya karena terlalu banyak minum dan membuat perutnya pecah.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Ukurannya bahkan tidak sebesar jari tangan, sekali tepuk, sudah tamat riwayatnya. Hewan mematikan itu adalah nyamuk. Baru-baru ini orang paling kaya ke lima di dunia, Bill Gates menyebutkan dalam akun Instagramnya thisisbillgates bahwa nyamuk adalah hewan paling mematikan di dunia.

Dalam unggahan video yang diunggah pada 17 Agustus 2022 lalu ini, sang Milyarder mempertanyakan, “Apakah kita bisa mengakali hewan paling mematikan di dunia?”

Video itu menjelaskan tentang upayanya untuk melawan nyamuk malaria yang telah berjalan selama dua tahun, namun kemudian terhalang pandemi Covid-19. Selanjutnya Bill Gates kemudian menyebutkan, sebelumnya ada beberapa acara yang digunakan oleh banyak negara untuk melawan hewan paling mematikan ini.

Pertama dengan alat pengecekan yang akurat dan cepat, pengobatan melalui obat-obatan, menggunakan kelambu saat terlelap hingga insektisida, yaitu dengan penyemprotan area sekitar rumah dengan cairan yang dapat membunuh nyamuk.

Menurutnya, di masa depan harus ada obat dan alat yang lebih baik yang digunakan untuk melawan nyamuk malaria. Hal itu dikembangkan oleh Bill Gates dan timnya yang sedang mempertimbangkan vaksinasi untuk jadi solusi dari penyakit yang disebabkan oleh nyamuk malaria, sehingga efeknya akan lebih lama.

Selain itu, Bill Gates dan timnya juga sedang mengembangkan alat perangkap untuk menangkap nyamuk. Bill Gates bahkan berharap suatu saat nanti akan ada yang bisa mengubah genetika nyamuk, mengurangi populasinya, hingga mengurangi waktu nyamuk hidup.

Advertisement

Hal ini dikarenakan Bill Gates begitu menyadari betapa mengerikannya nyamuk. Data dari WHO menunjukkan, nyamuk malaria menyebabkan sekitar 241 juta kasus dengan 627.000 kematian pada tahun 2020.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Tepis Temuan ORI tentang Penjualan Seragam, Begini Penjelasan Disdikpora Bantul & Sekolah

Bantul
| Selasa, 27 September 2022, 17:02 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement