Korupsi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Dua Pegawai Perseroda Dijerat
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
Kini bumi berputar lebih cepat/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Pada 29 Juni 2022, Bumi dilaporkan telah melakukan rotasi lebih cepat dengan 1.59 milidetik dari 24 jam, hal ini tercatat sebagai rotasi bumi paling cepat sejak 1960-an ketika para ilmuwan pertama kali mulai menggunakan jam atom untuk mengukur kecepatan rotasi Bumi.
Dilansir Indianexpress.com pada Sabtu (6/8/2022), menurut Profesor dari Universitas Tasmania, Matt King membuat hipotesis bahwa percepatan rotasi bumi ini karena variasi permukaan yang disebabkan perubahan iklim hingga berdampak pada cara bumi berputar.
Contoh dari variasi permukaan ini seperti pencairan lapisan es di Greenland dan Antartika serta perubahan sirkulasi laut.
Selanjutnya, Ilmuwan dari Paris Observatory di International Astronomical Union, Christian Bizouzard berasumsi bahwa fenomena ini terjadi karena adanya pergerakan pada inti bumi.
BACA JUGA: Resmi Tersangka, Roy Suryo Dijerat Pasal Berlapis
Di antara banyaknya proses yang mempengaruhi kecepatan Bumi, seperti aktivitas seismik, kecepatan angin, dan pergeseran gas atmosfer. Menurut laporan The Guardian, ternyata pergerakan cairan ke inti bumi akan mempercepat rotasi planet, sementara apapun yang mendorong massa keluar akan memperlambat putaran.
Semetara itu, beberapa ahli juga mengaitkan ini dengan fenomena “Goyangan Chandler”, yang mengacu pada penyimpangan kecil dalam pergerakan kutub geografis Bumi.
Menurut Dr Leonid Zotov dari Institut Astronomi Sternberg Universitas Negeri Lomonosov Moskow, goyangan ini baru-baru ini berkurang dan bisa menjadi alasan di balik hari yang lebih pendek.
Sedangkan menurut NASA, bumi yang berputar dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk perubahan cara angin bertiup atau arus di lautan.
Jika bumi terus berputar lebih cepat dan setiap harinya menjadi lebih pendek, maka para ilmuwan akan memperkenalkan 'detik kabisat negatif' pertama, yang melibatkan pengurangan satu detik dari jam.
Sebuah postingan yang diterbitkan pada 25 Juli di Meta Engineering, menjelaskan bahwa detik kabisat mungkin bermanfaat bagi para ilmuwan dan astronom.
Namun, untuk perangkat yang mengandalkan timer atau penjadwal akan menyebabkan kehancuran. Contohnya, pada saat uji coba dalam skala kecil pada 2012, detik kabisat negatif membuat situs web Reddit tidak bisa diakses selama 30 – 40 menit kala itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
Presiden Prabowo memerintahkan Bahlil dan PLN segera mengatasi pemadaman listrik di Kalimantan. Gangguan disebut bukan akibat kekurangan energi.
Polres Bantul menyelidiki dugaan pembacokan dan pengeroyokan di Banguntapan. Korban mengalami luka di wajah dan telah membuat laporan polisi.
Pegadaian meraih penghargaan dari IDX Channel Anugerah ESG 2026 pada kategori Inovasi Keuangan Inklusif untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menilai dampak El Nino semakin besar sehingga diperlukan respons dini berbasis sains dan kolaborasi lintas sektor.
Menkeu Purbaya menawarkan insentif agar Toyota memindahkan basis manufaktur utama dari Thailand ke Indonesia demi memperkuat industri otomotif.