Advertisement
Presiden AS Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, 2 Perjalanan Dibatalkan
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghadiri sebuah acara tentang memerangi kejahatan "ghost gun" atau senjata api rakitan tanpa nomor seri, di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 11 April 2022. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Joe Biden kembali dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes yang dijalaninya pada Sabtu (30/7/2022).
Dokter kepresidenan Kevin O’Connor menilai bahwa kasus tersebut menjadi contoh kasus rebound positivity yang muncul setelah digunakannya obat antivirus Paxlovid yang mampu mengurangi risiko rawat inap maupun kematian, terutama pada pasien lanjut usia, penderita penyakit syaraf, serta penyakit kardiovaskular.
Advertisement
Meskipun Biden dinyatakan tidak mengalami berbagai gejala Covid-19 seperti yang sebelumnya dia alami, O’Connor memastikan bahwa pihaknya untuk saat ini kembali melakhkan prosedur isolasi mandiri yang ketat kepada Presiden AS tersebut.
“Tidak ada gejala yang muncul dan kondisinya terus membaik. Namun, dengan adanya hasil tes yang kembali positif, Predisen akan kembali melakukan isolasi di Gedung Putih,” ucap O’Connor dikutip dari CNN, Minggu (31/7/2022).
BACA JUGA: Doa Kraton Jogja untuk Warga DIY di Malam 1 Sura
Adapun setelah dinyatakan kembali terinfeksi virus Covid-19, Biden harus membatalkan perjalanan yang sebelumnya telah direncanakan, yakni ke Michigan untuk mempromosikan rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi semikonduktor AS yang sebelumnya telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat setempat.
Selain itu, Biden juga telah dijadwalkan untuk mengunjungi ibu negara AS Jill Biden, di kediaman pribadinya di Wilmington, Delaware, yang menjadi tempat Jill tinggal selama Biden dinyatakan positif Covid-19.
Untuk diketahui, Biden sebelumnya telah dinyatakan negatif Covid-19 pada Rabu (27/7/2022) setelah menyelesaikan kursus terapi Paxlovid dan menjalani isolasi sejak pertama kali dinyatakan positif pada Kamis (21/7/2022).
O’Connor meyebutkan, setelah resmi terbebas dari virus Covid-19, Presiden AS itu telah kembali menjalankan tugasnya secara penuh, namun tetap dengan jadwal yang jauh lebih ringan dari tugas-tugasnya sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Terjadi Lonjakan Kasus Rabun Anak, Kemenkes Turun ke Sekolah
- Anthony Albanese Jadi PM Pertama Australia Menikah Saat Menjabat
- Korban Bencana di Sumatera Utara Naik Jadi 127 Orang
- Mogok Kerja Black Friday, 3.000 Pekerja Amazon Tuntut Upah Layak
- Korban WNI Saat Kebakaran di Hong Kong Bertambah Jadi 7 Orang
Advertisement
Jelang Nataru, Bahan Kebutuhan Pokok di Gunungkidul Naik
Advertisement
KA Panoramic Kian Diminati, Jalur Selatan Jadi Primadona
Advertisement
Berita Populer
- DIY Raih Juara 2 Nasional Harmony Award 2025
- Rais Aam PBNU Bentuk TPF Setelah Jabatan Gus Yahya Dinonaktifkan
- Perluas Peluang Siswa, MAN 2 Yogyakarta Kolaborasi dengan Studilanjut
- Cara Mengecek Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu
- Sekolah Vokasi UGM Dorong Dampak Nyata lewat SNH2PM 2025
- Sri Lanka Dilanda Siklon, 123 Tewas dan Ratusan Hilang
- BNPB Terobos Wilayah Terisolasi Longsor Aceh via Udara
Advertisement
Advertisement



