Prabowo Target Garuda Cetak Laba 2027, Ini Kinerja GIAA
Garuda Indonesia ditargetkan mulai mencetak laba pada awal 2027. Rugi GIAA kuartal I/2026 menyusut 45,2% menjadi US$41,6 juta.
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) seusai usai menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Presiden menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian./Antara-BPMI-Laily Rachev-rwa
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengatakan ketertarikan Pemerintah Rusia dalam proyek transportasi Ibu Kota Negara (IKN) masih butuh penugasan dari Pemerintah Indonesia kepada perseroan.
"Soal transportasi IKN, kita kan operator sarana bagaimana pemerintah menugaskan ke kami saja nanti," ujar Sekretaris Perusahaan KAI Asdo Artriviyanto, Kamis (14/7/2022).
BACA JUGA: Trase Tol Jogja-YIA Sudah Final! Total 17 Desa Dilintasi
Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan partisipasi Rusia dalam proyek transportasi kereta Ibu Kota Negara atau IKN baru Nusantara, melalui perusahaan Russian Railways. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Kremlin, Moskow, Kamis (30/6/2022).
Kementerian Perhubungan mengatakan saat ini masih menunggu soal kelanjutan dari tawaran Putin untuk mengembangkan transportasi perkeretaapian di IKN baru Indonesia.
"Kami masih nunggu ini dari Rusia sendiri. Dulu kan sudah ada [Russian Railways di Kalimantan Timur]. Biasanya dari kedutaannya akan nanya," terang Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri di Gedung DPR, Kamis (6/7/2022).
Saat ditanya soal adanya investor atau negara lain yang melirik proyek transportasi potensial di IKN Nusantara, Zulfikri masih hemat bicara. Dia mengatakan saat ini pemerintah masih mengkaji pengembangan jalur kereta di IKN baik di dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan maupun akses dari/ke Balikpapan.
Juru Bicara Tim Komunikasi Rencana Pemindahan IKN Sidik Pramono mengaku siap untuk melakukan pembicaraan lebih detail soal rencana masuknya Rusia ke proyek pengembangan transportasi kereta di Nusantara. Namun, dia menegaskan tawaran orang nomor 1 di Rusia itu belum dibahas lebih jauh lagi.
Di sisi lain, Sidik mengeklaim bahwa sudah terdapat beberapa investor yang melirik proyek pengembangan transportasi di IKN. Namun, dia tidak memerinci siapa saja pihak yang dimaksud investor tersebut.
"Kalau untuk transportasi [di IKN] secara umum itu sudah ada beberapa [calon investor]," jelasnya.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, pembangunan jalur KA sebagai pendukung IKN akan meliputi sarana dan prasarana KA bandara, KA antarkota, dan KA perkotaan. Sumber pembiayaan akan berasal dari APBN atau KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha).
BACA JUGA: JJLS Ditarget Rampung Medio 2024, Ini Tantangan yang Harus Dihadapi Pemerintah
Saat ini, rencana pembangunan jalur kereta di IKN masih dalam tahap kajian kelayakan. Tawaran Putin untuk IKN disampaikan saat lawatan Jokowi pekan lalu. Putin menyebut adanya potensi kerja sama dengan Indonesia untuk mengembangkan infrastruktur transportasi dan logistik di IKN Nusantara.
Dia menyebut BUMN asal Rusia Russian Railways bisa ikut berpartisipasi dalam memindahkan IKN dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Garuda Indonesia ditargetkan mulai mencetak laba pada awal 2027. Rugi GIAA kuartal I/2026 menyusut 45,2% menjadi US$41,6 juta.
Menko PMK meminta Menpora menghitung tambahan bonus atlet peraih medali emas Asian Games dan Olimpiade serta menyiapkan dana pensiun.
Markus Madjar belum mendapat menit bermain bersama PSS Sleman. Ia fokus meningkatkan fisik dan belajar menghadapi intensitas Liga 1.
Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox serta Digimap sudah dibuka. Simak link resmi dan cara pemesanannya di Indonesia.
Muse milik Meta menembus 3,4 juta unduhan dan tumbuh lebih cepat dari ChatGPT, Claude, serta Grok pada awal peluncurannya.
Jokowi bertemu Prabowo di Kertanegara pada 6 Oktober 2026. Pertemuan berlangsung tertutup dan berdekatan dengan putusan MK soal Gibran.