Wisata Klaten Tumbuh, Kunjungan 2025 Tembus 7,5 Juta
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Jumakir, penerima ganti rugi Tol Jogja Solo sebesar Rp2,4 miliar./JIBI-Solopos-Taufik Sidik Prakoso
Harianjogja.com , KLATEN—Pemilik lahan yang terkena proyek Tol Jogja Solo di Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah berencana memanfaatkan sebagian uang ganti rugi untuk mengembangkan pondok pesantren (ponpes).
Selama empat tahun terakhir, Jumakir merintis pondok pesantren di rumahnya di Dukuh Dompyong, Desa Granting. Pria berusia 56 tahun itu juga menjabat Sekretaris Desa (Sekdes) Granting.
BACA JUGA: Tol Jogja Solo Akan Dilengkapi Jalur Sepeda, Pertama di Pulau Jawa
Dia berencana memanfaatkan uang ganti rugi Tol Jogja Solo untuk mengembangkan ponpes. Jumakir sudah mendapatkan uang ganti rugi tol di di aula kantor desa setempat, Selasa (12/7/2022).
Jumakir menjadi penerima ganti terbanyak hari itu dari total 29 pemilik bidang lahan di Granting. Uang yang diterima Jumakir sekitar Rp2,4 miliar atas sawah seluas 2.530 meter persegi.
Jumakir menjelaskan selama empat tahun ini dia bersama putranya dibantu sejumlah ustaz mengembangkan ponpes. Ponpes bernama Rumah Quran Al Huda itu berada di rumah Jumakir. “Saat ini ada 130 santri,” kata Jumakir.
Santri itu berasal dari berbagai daerah di Klaten. Selama ini, pembelajaran dilakukan di gazebo yang berada di belakang rumah Jumakir. Para santri tinggal di rumah Jumakir.
Jumakir berencanaan menggunakan sebagian uang ganti rugi yang diterima untuk membangun fasilitas gedung dan membeli tanah.
BACA JUGA: Konsep Jalur Sepada Tol Jogja Solo, Gratis & Ada Pagar Pembatas 3 Meter
Beberapa bidang tanah di sekitar tempat tinggal Jumakir sudah dilirik untuk pengembangan pondok pesantren. “Rencana untuk beli tanah dan membangun gedung semampunya,” ungkap dia.
Jumakir mengatakan latar belakang pendidikannya sejak sekolah hingga kuliah pada bidang agama. Sejak lama Jumakir bercita-bica memiliki Ponpes. “Niatan saya mengembangkan Ponpes agar hidup ini bermanfaat bagi orang lain,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.