Advertisement

Dapat Rp2,4 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja Solo, Pria Ini Ingin Kembangkan Pesantren

Taufik Sidik Prakoso
Rabu, 13 Juli 2022 - 19:37 WIB
Budi Cahyana
Dapat Rp2,4 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja Solo, Pria Ini Ingin Kembangkan Pesantren Jumakir, penerima ganti rugi Tol Jogja Solo sebesar Rp2,4 miliar. - JIBI/Solopos/Taufik Sidik Prakoso

Advertisement

Harianjogja.com , KLATEN—Pemilik lahan yang terkena proyek Tol Jogja Solo di Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah berencana memanfaatkan sebagian uang ganti rugi untuk mengembangkan pondok pesantren (ponpes).

Selama empat tahun terakhir, Jumakir merintis pondok pesantren di rumahnya di Dukuh Dompyong, Desa Granting. Pria berusia 56 tahun itu juga menjabat Sekretaris Desa (Sekdes) Granting.

BACA JUGA: Tol Jogja Solo Akan Dilengkapi Jalur Sepeda, Pertama di Pulau Jawa

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Dia berencana memanfaatkan uang ganti rugi Tol Jogja Solo untuk mengembangkan ponpes. Jumakir sudah mendapatkan uang ganti rugi tol di di aula kantor desa setempat, Selasa (12/7/2022).

Jumakir menjadi penerima ganti terbanyak hari itu dari total 29 pemilik bidang lahan di Granting. Uang yang diterima Jumakir sekitar Rp2,4 miliar atas sawah seluas 2.530 meter persegi.

Jumakir menjelaskan selama empat tahun ini dia bersama putranya dibantu sejumlah ustaz mengembangkan ponpes. Ponpes bernama Rumah Quran Al Huda itu berada di rumah Jumakir. “Saat ini ada 130 santri,” kata Jumakir.

Santri itu berasal dari berbagai daerah di Klaten. Selama ini, pembelajaran dilakukan di gazebo yang berada di belakang rumah Jumakir. Para santri tinggal di rumah Jumakir.

Jumakir berencanaan menggunakan sebagian uang ganti rugi yang diterima untuk membangun fasilitas gedung dan membeli tanah.

BACA JUGA: Konsep Jalur Sepada Tol Jogja Solo, Gratis & Ada Pagar Pembatas 3 Meter

Advertisement

Beberapa bidang tanah di sekitar tempat tinggal Jumakir sudah dilirik untuk pengembangan pondok pesantren. “Rencana untuk beli tanah dan membangun gedung semampunya,” ungkap dia.

Jumakir mengatakan latar belakang pendidikannya sejak sekolah hingga kuliah pada bidang agama. Sejak lama Jumakir bercita-bica memiliki Ponpes. “Niatan saya mengembangkan Ponpes agar hidup ini bermanfaat bagi orang lain,” ungkap dia.

 

Advertisement

 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Peringati Hari Pariwisata Dunia, Bantul Gelar Pertunjukan Seni di YIA

Bantul
| Selasa, 27 September 2022, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement