Advertisement
Ketua Parpol Banyak Rangkap Jabatan Jadi Menteri, Jokowi: Yang Penting Bisa Bagi Waktu
Presiden Joko Widodo resmi melantik dua menteri dan tiga wakil menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (15/6). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik dua menteri dan tiga wakil menteri dalam perombakan (reshuffle) kabinet di Istana Negara pada hari ini, Rabu (15/6/2022).
Kedua Menteri yang dilantik adalah Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan, dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Advertisement
Masuknya Zulkifli ke dalam kabinet Indonesia Maju menambah daftar panjang ketua umum partai politik di jajaran pembantu Jokowi.
BACA JUGA: Misteri Hari Rabu, Hari Favoritnya Jokowi Merombak Kabinet
Seperti diketahui Zulkifli adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN). Setidaknya, saat ini ada empat ketua umum yang menjadi menteri Jokowi.
Jokowi berkompromi pada periode kedua pemerintahannya. Sebelumnya, pada periode 2014-2019, tidak ada ketua umum partai yang menjabat sebagai menteri di kabinetnya. “Yang paling penting bisa membagi waktu,” katanya di Istana Merdeka, Rabu (23/11/2019).
Daftar ketua umum parpol yang menjabat sebagai menteri di kabinet Jokowi:
1. Airlangga Hartarto (Ketua Umum Golkar)
Airlangga menjabat sebagai menteri sejak periode pertama pemerintahan Jokowi. Dia ditunjuk menjadi Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin pada perombakan kabinet pada 2016.
Kemudian, Airlangga didapuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada periode kedua pemerintahan Jokowi.
2. Prabowo Subianto (Ketua Umum Gerindra)
Prabowo Subianto memilih merapat ke pemerintahan Jokowi setelah kalah bersaing pada pemilihan presiden 2019. Sebelumnya, Prabowo menjadi pesaing Jokowi pada Pilpres 2014.
Mantan Danjen Kopasus itu ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan periode jabatan 2019-2024. Latar belakang militer menjadi alasan Jokowi memberikan mandat kepada Prabowo selain karena pertimbangan merangkul lawan dalam satu koalisi.
3. Suharso Monoarfa (Ketua Umum PPP)
Suharso Monoarfa ditunjuk sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas periode 2019-2024. Dia sebelumnya sempat menjadi Menteri Perumahan Rakyat pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono periode kedua.
Dia ditunjuk menjadi Menteri pada 2009. Namun, belum tuntas lima tahun, tepatnya pada 2011, mengundurkan diri karena alasan pribadi dan melanjutkan bisnisnya di bidang manufaktur dan kimia.
Suharso mendapatkan ‘pulung’ menggantikan Romahurmuziy, menjadi Ketua Umum PPP, setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi. Kemudian Suharso terpilih menjadi menteri pada pemerintahan Jokowi.
4. Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN)
Zulkifli Hasan dilantik Jokowi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan M Lutfi pada hari ini. Zulkifli sempat menjadi Menteri Kehutanan pada era pemerintahan SBY periode 2009-2014.
Kemudian, sejak 2015 menjabat sebagai Ketua Umum PAN. Dia sempat berseteru dengan pendiri PAN Amien Rais. Amien akhirnya memilih mendirikan partai sendiri, Partai Umat.
Zulkifli pernah menjabat sebagai Ketua MPR periode 2014-2019 dan Wakil Ketua MPR periode 2019-2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- CIA Disebut Bangun Kehadiran Permanen AS di Venezuela
- Harga Cabai Rawit Merah Beringharjo Tembus Rp55.000, Pasar Lain Stabil
- Registrasi Nomor Seluler Baru Wajib Biometrik Mulai 2026
- Pemkot Jogja Genjot Emberisasi Sampah Organik hingga 27,5 Ton per Hari
- Nyeri Neuropatik Kian Mengintai, Guru Besar UKDW Ungkap Faktanya
- Satpol PP Bantul Tertibkan Reklame Ilegal di Titik Strategis
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 28 Januari 2026 Pagi sampai Malam
Advertisement
Advertisement




