Advertisement

Harian Jogja

Epidemiolog Dicky Sebut Omicron BA.4 dan BA.5 Lebih Berbahaya Dibanding Delta Jika...

Szalma Fatimarahma
Selasa, 14 Juni 2022 - 14:27 WIB
Bhekti Suryani
Epidemiolog Dicky Sebut Omicron BA.4 dan BA.5 Lebih Berbahaya Dibanding Delta Jika... Epidemiolog dari Griffith Dicky Budiman memastikan bahwa subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 akan lebih mematikan dibanding varian Delta ketika menyerang pasien lansia, penderita komorbid, dan anak usia di bawah 5 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Meskipun memiliki tingkat keparahan gejala yang ringan, epidemiolog dari Universitas Griffith Dicky Budiman memastikan bahwa subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 akan lebih mematikan dibanding varian Delta ketika menyerang lansia, penderita komorbid, dan anak usia di bawah 5 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Subvarian BA.4 dan BA.5 jauh lebih serius daripada varian Delta ketika menimpa orang-orang yang lemah secara imunitas, jadi itu yang harus diwaspadai,” ujar Dicky kepada Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Selasa (14/6/2022).

Dijelaskan, bahwa subvarian tersebut mampu melakukan reinfeksi, artinya mampu menginfeksi orang-orang yang telah mendapat vaksinasi Covid-19 ataupun mereka yang pernah terinfeksi Covid-19.

BACA JUGA: Polisi Sebut 30 Sekolah di Indonesia Terafiliasi Khilafatul Muslimin

Advertisement

BACA JUGA:  Tokopedia Bantu Perempuan Pelaku UMKM Memiliki NIB

Meskipun demikian, dalam rangka mengurangi kasus penyebaran subvarian BA.4 dan BA.5, Dicky mengimbau pemerintah untuk terus menggencarkan cakupan vaksinasi dosis ketiga atau booster, khususnya pada kelompok yang berisiko seperti lansia dan penderita komorbid.

“Kejar cakupan vaksinasi tiga dosisnya, targetkan kepada kelompok lansia dan komorbid, dengan minimal sebanyak 70 persen dari populasinya di Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, untuk populasi penduduk Indonesia secara umum, Dicky mengatakan bahwa Indonesia harus bisa mencapai angka 50 persen untuk cakupan vaksinasi dosis ketiga pada akhir tahun 2022.

Lebih lanjut, selain meningkatkan cakupan vaksinasi di Indonesia, Dicky mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, teruma penggunaan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.

“Penggunaan masker sangat penting, karena subvarian BA.4 dan BA.5 memiliki titer yang lebih kuat dan besar terdeteksi pada hidung. Masyarakat harus terus meningkatkan penggunaan masker,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja
Baca Koran harianjogja.com

Advertisement

alt

Pemkab Bantul Bagikan Enam Bantuan Alat Pertanian Sepanjang 2023

Bantul
| Kamis, 23 Maret 2023, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Sekar Kedhaton Sajikan Sedapnya Menu Era Mataram

Wisata
| Kamis, 23 Maret 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement