Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Seorang pegawai sedang lewat pintu depan Bank Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA – Bank Indonesia baru-baru ini merilis Statistik Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per Mei 2022.
Data tersebut dikeluarkan Bank Indonesia bersama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang melaporkan bahwa Utang Luar Negeri Indonesia di akhir triwulan I 2022 tercatat sebesar 411,5 miliar dollar AS.
Berdasarkan laporannya, angka ULN triwulan I tersebut dinyatakan mengalami penurunan jika dibanding dengan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan sebelumnya yang tembus hingga angka US$415,7 miliar. Lantas negara mana saja yang memberikan hutang terbesar untuk Indonesia?
Singapura menjadi negara dengan peminjam utang terbesar untuk Indonesia dalam laporan ULN yang dirilis oleh Bank Indonesia. Sejauh ini, Singapura diketahui meminjamkan dana ke Indonesia dengan total sebesar US$60,9 miliar.
Amerika Serikat menjadi negara kedua sebagai pemberi kredit terbesar untuk Indonesia. Dikutip dari laporan ULN yang dirilis oleh Bank Indonesia, dilaporkan bahwa Amerika setidaknya telah memberikan pinjaman sebesar US$31,8 miliar yang jika dirupiahkan sebesar Rp466,2 triliun.
Menduduki posisi ketiga, Jepang diketahui memberikan total utang ke Indonesia sebesar 25,8 US Dollar atau sebesar Rp. 378,2 triliun.
Banyak yang berfikir bahwa China menjadi negara pemberi utang terbesar ke Indonesia, hal tersebut ternyata salah. pasalnya China duduk di urutan keempat sebagai negara pemberi utang terbesar ke Indonesia dengan total pemberian utang sebesar US$22 miliar atau Rp322 triliun.
BACA JUGA: Kisah Buya Syafii, Romo Santo: Sudah Terbaring Lemah Masih Ucapkan Selamat Natal
Di urutan selanjutnya ditempati oleh Hong Kong dengan total pemberian pinjaman sebesar US$16,8 miliar.
Korea Selatan diketahui meminjamkan kredit dengan total US$6,3 miliar.
Selanjutnya, disusul oleh Belanda dengan US$5,3 miliar.
Di posisi ke-8, Jerman masuk ke dalam 10 besar negara peminjam utang terbesar untuk Indonesia dengan total sebesar US$5,2 miliar.
Negara Hexagon ini juga memiliki total kredit pinjaman untuk Indonesia sebesar US$3,9 miliar
Di posisi terakhir dalam 10 besar negara pemberi utang terbesar untuk Indonesia ditempati oleh Inggris dengan total pinjaman sebesar US$3,8 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Kekeringan di Gunungkidul meluas. BPBD telah menyalurkan 38 tangki air bersih dan menyiapkan 1.150 tangki untuk warga terdampak.
Pada tahun ini, sebanyak 140 siswa mengikuti kegiatan PKL yang tersebar di 57 tempat praktik yang telah bekerja sama dengan pihak madrasah.
Kejagung menegaskan status tersangka Febrie Adriansyah hanya terkait dugaan TPPU dalam kasus PT Asabri dan membentuk tim khusus penyidikan.
Instagram resmi Persiba Bantul diretas dan mengunggah promo emas serta ponsel murah. Suporter diminta tidak mengklik tautan yang dibagikan.
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.