Advertisement
Survei Capres: Waduh...Puan Kalah Intelek Dibanding Ganjar dan Anies
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyampaikan pidato pembukaan masa persidangan I DPR RI Tahun 2021/2022 di Kompleks Parlemen, Jakarta / Youtube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Hasil survei Politika Research and Consulting dan Parameter Politik Indonesia (PPI) menyimpulkan kempemimpinan politik dan intelektualitas Puan Maharani mendapat peniliaian cukup.
Padahal, tokoh atau kandaiat calon presiden (Capres) lainnya memperoleh predikat nilai baik.
Advertisement
Ada sebelas figur yang menjadi objek survei. Semuanya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Airlangga Hartarto, Andika Perkasa, Anies Baswedan, Erick Thohir, Ganjar Pranowo, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, Puan, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno.
Parameter pengukuran menggunakan nilai 1 sampai 10. Angka 1 sampai 1,99 sangat buruk; 2 sampai 3,99 buruk, 4 sampai 5,99 cukup; 6 sampai 7,99 baik; dan 8 sampai 10 sangat baik.
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan bahwa hasil survei berdasarkan aspek kepemimpinan politik, Ganjar berada di posisi puncak dengan angka 7,60. Lalu diikuti oleh Anies (7,25), dan Sandiaga (7,08).
Sisanya sampai yang terbawah adalah Ridwan (7,03), Prabowo (7,00), Erick (6,85), Andika (6,66), Muhaimin (6,36), Airlangga (6,32), AHY (6,02), dan Puan (5,62).
“Jadi rekapitulasi secara umum, mulai Ganjar sampai AHY rata- 6 sampai 7,” katanya saat memaparkan hasil survei, Minggu (6/3/2022).
BACA JUGA: Wisatawan Tenggelam Saat Bermain Snorkeling di Pantai Ngandong Gunungkidul
Rekapitulasi aspek kepemimpinan politik ini merupakan gabungan dari penilaian para 11 tokoh terkait kemampuan yang memadai dalam memimpin organisasi berskala nasional dan menduduki jabatan publik di pemerintahan.
Lalu dari aspek intelektualitas, lagi-lagi Puan yang memiliki kualitas cukup. Para tokoh lainnya adalah baik.
Adi menjelaskan bahwa Ganjar masih di posisi paling atas dengan angka 7,58. Lalu diikuti oleh Anies (7,57), Sandiaga (7,41), Ridwan (7,38), dan Erick (7,17).
“Lalu Prabowo 6,95; Andika 6,80; Muhaimin 6,50; Airlangga 6,41; AHY 6,38; dan Puan 5,68,” jelasnya.
Survei dua lembaga ini dilakukan terhadap 207 tokoh dari enam unsur di 34 Provinsi. Masing-masing provinsi 6 narasumber, kecuali DKI Jakarta 12 narasumber. Dengan demikian, 1 unsur 1 narasumber kecuali di DKI Jakarta dengan satu unsur dua narasumber.
Ada lima kriteria umum narasumber. Pertama, bukan pengurus partai politik, tidak terafiliasi partai politik tertentu, dan tidak menjadi tim sukses atau relawan dalam perhelatan pemilu/pemilukada.
Kedua, berpendidikan tinggi minimal S1. Lalu, memimpin institusi terbesar di level nasional/provinsi atau memiliki pengaruh yang besar dalam pembentukan opini publik.
Keempat, Kepakaran akademisi dari unsur perguruan tinggi mencerminkan keragaman bidang ilmu, seperti pemerintahan, politik, manajemen, ekonomi, komunikasi, psikologi, sosiologi, dan hukum. Terakhir, sering menjadi narasumber media massa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Kendaraan di Jalan Tol Meningkat Jelang Libur Isra Mikraj
- Banjir Bandang di Pulau Siau Sulawesi Utara Berdampak pada 1.377 Warga
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Sejumlah Negara di Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran karena Protes
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
Advertisement
Novel Baswedan Soroti Aturan Tersangka Tak Dipajang oleh KPK
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Bandara YIA-Tugu Yogyakarta Kamis 15 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Kamis 15 Januari 2026
- Kasus Suap Pajak Jakut, KPK Minta Ditjen Pajak Berbenah
- Catat, Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 15 Januari 2026
- Arsenal Kalahkan Chelsea 3-2 di Leg Pertama Semifinal Piala Liga
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-Bandara YIA Kamis 15 Januari 2025
- Jadwal SIM Keliling Jogja Kamis 15 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




