Advertisement
Mata Air Terancam, Warga Dieng Tolak Pengeboran Panas Bumi
Audiensi warga dengan Plt. Bupati Banjarnegara di Karangtengah, Batur, Banjarnegara, Rabu (12/1/2022). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, BANJARNEGARA – Warga di kawasan dataran tinggi Dieng, tepatnya di Desa Karangtengah, Batur, Banjarnegara menolak rencana pengeboran untuk proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Proyek tersebut mengebor sepuluh sumur. Empat sumur di antaranya berada di Karangtengah.
Salah satu warga Karangtengah, Syamsuddin, mengatakan proyek ini berpotensi mencemari mata air warga. Sebab, proyek pengeboran sebelumnya juga mencemari mata air.
Advertisement
“Selain empat proyek yang akan dibangun di Karangtengah, sebelumnya pernah ada proyek serupa di desa sebelah (Pawuhan). Mata air di sana merupakan sumber air desa kami. Sebelum pengeboran, airnya biasa, namun setelah pengeboran airnya menjadi asin,” kata Syamsuddin saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (15/1/2022).
Mata air tersebut menjadi andalan warga. Namun, air tetap asin meski sudah dimasak. Tercemarnya mata air ini sudah berlangsung sekitar satu tahun.
Rencana proyek pengeborani juga berdekatan dengan sumber mata air lain yang dimanfaatkan masyarakat tetangga desa Karangtengah. Jaraknya hanya sekitar 400 meter. Tidak hanya Karangtengah, potensi pencemaran air bisa menyebar ke desa-desa lain.
Selain permasalahan mata air, proyek ini juga meresahkan lantaran bersebelahan langsung dengan permukiman. Hanya satu meter jarak antar proyek dan rumah. “Sehingga ada potensi dampak polusi udara, suara, serta keselamatan,” Syamsuddin.
Proyek sudah berjalan sejak setahun lalu. “Belum ada sosialisasi sama sekali, ibarat mau masuk rumah perlu permisi dulu,” kata Syamsuddin.
Pada Rabu (12/1/2022) warga Karangtengah beraudiensi dengan Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin. Warga sempat membawa sampel air yang telah tercemar. Masukan warga dalam audiensi akan menjadi bahan untuk masukan kepada perusahaan pengebor.
“Informasi sudah kami tampung selanjutnya akan kami klarifikasi dan koordinasikan,” kata H. Syamsudin seperti dikutip dalam website Dinas Komunikasi dan Informatika Banjarnegara, Rabu (12/1/2023). “Meskipun tidak memuaskan, tapi inilah proses. Kita harus bersabar agar masyarakat Banjarnegara mendapatkan jawaban dan tidak lanjut yang terbaik.”
Audiensi warga dengan Plt. Bupati Banjarnegara di Karangtengah, Batur, Banjarnegara, Rabu (12/1/2022)./Istimewa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Juan Pedro Franco, Mantan Manusia Terberat Dunia Meninggal
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
Advertisement
Usai Pesta Tahun Baru, Pemkot Jogja Pastikan Kota Tetap Bersih
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Zohran Mamdani Pimpin New York, Disumpah Pakai Alquran
- Sambut 2026, PSIM Jogja Perkuat Sinergi dengan Pemkot
- Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Palur-Tugu 1 Januari 2026
- Jadwal Lengkap KA Prameks Kamis 1 Januari 2026
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Kamis 1 Januari 2026
- Ini Jadwal KA Bandara YIA dan Xpress pada 1 Januari 2026
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA Kamis 1 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



