Musim Hujan November 2026, BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor
BNPB mengingatkan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, banjir bandang, longsor, dan banjir lahar saat musim hujan.
Ilustrasi lansia./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-Sebagian besar orang masih menyamakan Hari Ibu dengan Mother\'s Day atau Hari Ibu Internasional. Padahal kedua peringatan itu memiliki perbedaan, baik dari waktu maupun alasan diperingati.
Perbedaan hari ibu nasional dengan hari ibu internasional, pertama terlihat dari tanggal diperingatinya. Mengutip situs Kemendikbud, Selasa (21/12/2021) peringatan hari ibu nasional diperingati pada 22 Desember setiap tahunnya.
Sedangkan hari ibu internasional, mengutip History, diperingati di Amerika Serikat pada 8 Mei setiap tahunnya.
Sejarah Peringatan Hari Ibu Nasional
Peringatan hari ibu nasional ditetapkan berdasarkan hasil kongres Perempuan Indonesia ke-3 di Bandung pada 23 hingga 27 Juli 1938 oleh Komite Perlindungan Kaum Perempuan dan Anak-anak Indonesia (KPKPAI),
Hasilnya ditetapkannya bahwa 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu atas usul dari Perkumpulan Istri Indonesia.
Keputusan lain pada kongres ini adalah gagasan menyusun Undang-undang Perkawinan untuk umat Islam berdasarkan saran dari Maria Ulfah.
Maria Ulfah saat itu menjadi Ketua Sekretariat sekaligus Direktur Kabinet Perdana Menteri sejak 19 Agustus 1947 hingga September 1962.
Ia mengetahui bahwa ada usulan kepada Dewan Menteri untuk menetapkan hari-hari nasional bersejarah.
Lantaran Hari Ibu 22 Desember ada kaitannya dengan Hari Sumpah Pemuda, maka Maria Ulfah mengadakan rapat kilat Sekretariat Kongres Wanita Indonesia dan memajukan usul ke Dewan Menteri supaya Hari Ibu disederajatkan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Usul tersebut diterima dan dengan Surat Keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959 Hari Ibu dijadikan Hari Nasional Bersejarah, bukan hari libur.
Sama seperti Hari Kebangkitan Nasional dan lain-lain. Sejak itu Hari Ibu diperingati secara nasional, bukan di kalangan kaum ibu saja.
Sejarah Peringatan Hari Ibu Internasional
Berbeda dengan penetapan hari ibu nasional, hari ibu internasional di Amerika Serikat adalah hari libur, untuk menghormati para ibu di seluruh dunia.
Hari Ibu di Amerika diciptakan oleh Anna Jarvis pada 1908 dan menjadi hari libur resmi AS sejak 1914.
Peringatan hari ibu internasional ini juga berkaitan erat dengan perayaan untuk ibu, yang sudah berlangsung sejak Yunani Kuno dan Romawi.
Dimulai sejak diadakannya festival untuk menghormati sosok ibu dewi Rhea dan Cybele. Itulah kenapa hari ibu internasional diidentikan dengan festival kristen, yang dikenal dengan perayaan \'Mothering Sunday\' atau Hari Minggu Ibu.
Bahkan perayaan ini pernah jadi tradisi utama di Inggris dan sebagian negara Eropa, dirayakan setiap hari Minggu keempat, masa Prapaskah.
Namun, kian kemari Hari Minggu Ibu berubah menjadi hari libur yang lebih sekuler, dengan perayaan memberi ibu bunga dan hadiah penghargaan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BNPB mengingatkan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, banjir bandang, longsor, dan banjir lahar saat musim hujan.
Kemenhub mengintensifkan rampcheck bus dan truk serta pengawasan ETLE HUB untuk menekan risiko kecelakaan selama Nataru 2026/2027.
Polda Metro Jaya memburu bandar ganja inisial K yang masuk DPO setelah menggagalkan peredaran 44,1 kg ganja asal Sumatera Utara.
DPRD Bantul mendorong target pembangunan 600 km jalan didukung BKK DIY dan anggaran pusat, bukan hanya mengandalkan APBD.
Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kg untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir 2026.
Sebanyak 46 dari 176 sekolah penerima bantuan revitalisasi di Gunungkidul belum mencairkan dana. Pemkab sudah melaporkan persoalan ini ke kementerian.