RUU Islamofobia Lolos di AS, Komunitas Islam Menyambut Positif

Masjid kampus Xinjiang Islamic Institute - Antara/M. Irfan Ilmie
20 Desember 2021 23:37 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Wakil Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Komisaris Jenderal (Purn) Syafruddin mengapresiasi lolosnya RUU yang berusaha memerangi Islamofobia oleh DPR Amerika Serikat (AS).

"Kamimenyambut positif RUU Islamofobia akan bermanfaat terutama di negara-negara minoritas muslim. Tapi belum diputuskan jadi UU. Kita (DMDI) menunggu saja," kata mantan Wakapolri ini, Senin (20/12/2021).

Syafruddin menjelaskan jika RUU Islamofobia benar-benar berlaku, ini akan membuat negara-negara minoritas muslim di seluruh dunia kondusif.

"Kita berharap karena banyak keanggotan DMDI itu negara-negara minoritas muslim, ya saya rasa akan kondusiflah suatu bangsa," jelasnya.

Saat ini, DMDI memiliki banyak anggota dari negara-negara minoritas muslim. Mereka, kata Syafruddin, di antaranya ialah Kamboja, Vietnam, Thailand, Srilanka, Jepang, dan Korea.

"Negara-negara Asia di sana kan minoritas muslim. Tapi tidak semua negara minoritas muslim tidak kondusif begitu," ungkapnya.

Pekan lalu, DPR AS memutuskan untuk menyetujui legislasi yang disponsori anggota fraksi Demokrat Ilham Omar dengan membentuk posisi utusan khusus baru di Departemen Luar Negeri memantau dan memberantas Islamofobia di seluruh dunia.

Keputusan tersebut diambil setelah anggota fraksi Republik Lauren Boebert mengeluarkan lelucon rasis dan Islamofobia mengenai Omar. Hal ini bukan pertama kalinya terjadi dia mengejek muslim anggota kongres tersebut.

Sumber : JIBI/Bisnis.com