Panas, Giliran Filipina Protes China Usai Insiden Laut China Selatan
Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro melayangkan protes kepada Menlu China Wang Yi terkait insiden di Ayungin Shoal yang memperkeruh sengketa Laut China Selatan.
Potongan video anjing yang dibunuh./Instagram
Harianjogja.com, SOLO-Video yang viral belakangan ini memperlihatkan seorang pria tega membunuh seekor anjing. Tetapi, belum diketahui alasan pria itu membunuh seekor anjing dan di mana peristiwa itu terjadi.
Aksi orang dalam video itu membuat geram warganet. Video viral memperlihatkan seorang lelaki membunuh anjing itu diunggah akun Instagram @pecintaanjingdepok.
Pemilik akun menyebut video yang diunggah itu termasuk konten sensitif. “Another evil in human creature [Kejahatan lain yang dilakukan manusia]. Tangkap penjahat pembunuh anjing dalam video ini!” tulis pengunggah video itu.
Video itu memperlihatkan seorang pria mengenakan kaus warna merah. Dia mendekati seekor anjing yang terikat lehernya. Pelaku pembunuhan sadis itu tampak menyembunyikan sesuatu di belakang punggungnya.
Selang beberapa detik, pria yang belum diketahui identitasnya itu melayangkan pukulan ke kepala anjing. Dia menggunakan kayu untuk memukuli anjing hingga terkapar. Aksi keji pria itu berlanjut hingga anjing sekarat.
Baca juga: Di Hadapan Hakim, Nia Ramadhani Nangis Ingat Omongan Anak
Unggahan tersebut mendapatkan 375 suka dan 312 komentar dari netizen hingga Jumat (17/12/2021). Pengunggah juga melampirkan informasi perihal pelaku penganiayaan terhadap anjing yang terikat itu.
“Menurut laporan yang didapat oleh @christian_joshuapale, pelaku berada di wilayah Jawa Timur namun tepatnya belum diketahui pasti. Bagi yang merasa kenal atau mengetahui keberadaan pelaku di video tersebut harap memberikan info melalui DM,” tulisnya.
Aksi seorang lelaki tega membunuh anjing tak berdaya itu memancing reaksi pelatih klub sepak bola PSS Sleman, Dejan Antonic. Mantan pemain sepak bola asal Serbia itu bahkan berniat mencari identitas pelaku pembunuhan sadis itu.
“Kalau ada orang tau siapa yang ini saya kasi bonus untuk nama dia dan alamat,” tulis Antonic lewat akun pribadinya @dejan.antonic.
Mantan pelatih Madura United itu juga bertanya mengapa polisi belum menindak pelaku penganiayaan terhadap anjing. Saking geramnya, Antonic mendoakan agar pelaku segera menjemput ajal.
“Di mana police Indonesia orang seperti ini harus tembak langsung? Semoga dia mati besok,” tulis Antonic.
Netizen lain pun meluapkan kemarahannya di kolom komentar. “Dasar manusia yg perilakunya melebihi binatang, perilakunya udh macam kotoran aja, ga afa,” komentar pengguna akun @quasimenthe.
“Kalau ketangkep, nitip satu pukulan buat yg mukul,” timpal pengguna akun @rasyidzasali12.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro melayangkan protes kepada Menlu China Wang Yi terkait insiden di Ayungin Shoal yang memperkeruh sengketa Laut China Selatan.
Timnas Indonesia memburu kemenangan saat menghadapi Kamboja pada laga perdana Piala AFF 2026. Jordi Amat optimistis skuad Garuda meraih hasil positif.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Loyalitas pengguna iPhone meningkat pada 2026. Data CIRP menunjukkan 87% pembeli iPhone baru berasal dari pengguna Apple sebelumnya.
Koh Samui menjadi pulau terbaik Asia-Pasifik 2026 versi Travel + Leisure. Bali berada di posisi ketiga, sementara Sumba masuk 10 besar
PSIM Jogja tidak memasang target tinggi di Super League 2026/2027. Manajemen berharap Laskar Mataram mampu menembus 10 besar secara bertahap.