Advertisement

Batik Warna Sogan Mulai Banyak Diminati Anak Muda

Newswire
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:57 WIB
Sunartono
Batik Warna Sogan Mulai Banyak Diminati Anak Muda Foto ilustrasi saat peragaan busana. - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Batik dengan warna sogan seringkali identik dengan pakaian kelompok masyarakat usia tua. Akan tetapi dengan berbagai perkembangan tren dan model baju, saat ini warna sogan batik klasik mulai banyak diminati kalangan muda milenial.

Salah satu pedesain baju batik yang membuktikan fakta batik klasik disukai anak milenial adalah Adewani Lubis yang sudah 12 tahun berkecimpung di dunia fashion.

Ia menjelaskan saat ini kalangan milenial banyak menyukai batik sogan atau jenis batik klasik yang didominasi oleh nuansa warna cokelat, putih, dan hitam. Selain itu motif seperti parang juga banyak disukai anak muda. Akan tetapi model baju dengan bahan batik itu disesuaikan dengan anak muda.

BACA JUGA : Produksi Batik Hinggil Libatkan Perajin di Jogja

“Artinya biar tidak monoton, dan sesuai di kalangan milenial biasanya dilakukan beberapa kombinasi seperti menambahi dengan logo burung menyesuaikan dengan model yang disukai anak muda, saat ini batik sogan, parang itu banyak diminati anak muda,” katanya.

Ia memiliki sejumlah alasan tetap menyajikan warna sogan kepada anak muda. Mengingat seringkali milenial suka dengan warna cerah. Alasannya untuk mempertahankan warna klasik pada batik, tetapi modifikasi dilakukan melalui model baju yang sekiranya cocok untuk anak muda.

“Bagaimana biar anak milenial itu tertarik, misalnya saya buat dengan desain yang simpel, menyesuaikan gaya, digemarin sekali sama anak muda,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, perlu dilakukan edukasi agar batik disukai anak muda, serta sejumlah pakem dalam batik. Secara perlahan batik klasik saat ini banyak diminati anak muda.

“Memang harus mengikuti tren, segmen umur milenial tetapi soal warna kuning hijau orange yang sering digemari anak muda, saya inginkan milenial mencintai warna sogan, mempertahankan prinisp bahwa batik tidak boleh keluar dari pakemnya. Perlahan banyak anak muda yang suka,” ujarnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Duh, dari Ribuan Perusahaan di Bantul, Baru 16 Tempat yang Mempekerjakan Difabel

Bantul
| Kamis, 18 Agustus 2022, 21:57 WIB

Advertisement

alt

Paspor Indonesia Tanpa Kolom Tanda Tangan untuk Permohonan Visa Jerman Tetap Diproses

Wisata
| Kamis, 18 Agustus 2022, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement