Rupiah Melemah ke Rp17.753, Pasar Cermati Sikap Hawkish The Fed
Rupiah melemah 0,32% ke Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dolar dan sikap hawkish The Fed. Simak proyeksi kurs Jumat.
Sejumlah pekerja sedang merampungkan pengerjaan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, DIY, Rabu (24/4/2019)./Bisnis-Sri Mas Sari
Harianjogja.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I perlu segera berbenah agar Yogyakarta International Airport atau Bandara YIA tidak senasib dengan Bandara Kertajati yang sepi penumpang.
Pemerhati penerbangan Alvin Lie mengatakan ekosistem pendukung di sekeliling Bandara YIA perlu segera dikembangkan. Apalagi bandara dengan nilai investasi Rp12 triliun ini belum memiliki ekosistem pendukung yang kuat.
“Kalau tidak cepat dikembangkan ekosistemnya ada risiko Bandara YIA jadi senasib dengan Bandara Kertajati,” ujarnya, Senin (6/12/2021).
Dia menambahkan saat ini Pemerintah Provinsi Yogyakarta juga sudah ada kemajuan dengan adanya pembangunan akses jalan tol yang diharapkan bisa membantu perkembangannya.
BACA JUGA: Polisi Periksa Kondisi Kejiwaan Siskaeee, Perempuan yang Pamer Alat Kelamin di YIA
Alvin menuturkan penumpang dari wilayah Yogyakarta kini juga memiliki opsi untuk terbang dari bandara lain terdekat yakni Bandara Adi Sumarmo di Solo. Bandara di Solo tersebut sudah dikelilingi hotel, rumah makan, kendaraan umum juga. Jauh berbeda dengan YIA dengan ekosistem yang belum berkembang.
Di sisi lain, lanjutnya, secara jangka panjang ada tantangan juga yang bakal dihadapi YIA setelah jalan tol yang menghubungkan Semarang, Yogyakarta, Solo. Jarak yang bakal ditempuh pengguna tol menuju tiga kota ini hanya selama 40 menit.
Bandara YIA menjadi sorotan karena sepi penumpang usai menghabiskan investasi hingga Rp12 triliun. Pengembangan Bandara YIA dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan kapasitas penumpang.
Sementara, laju pertumbuhan penumpang di Bandara Kertajati juga lambat karena sebelumnya terkendala akses transportasi darat yang terhubung dengan Tol Cipali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Rupiah melemah 0,32% ke Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dolar dan sikap hawkish The Fed. Simak proyeksi kurs Jumat.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 2 November 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Pembangunan gedung Dinas Kesehatan Gunungkidul di Siraman mencapai 55,2% dan ditargetkan rampung pada 11 Desember 2026.
KRL Palur-Jogja menyediakan 12 perjalanan pada Selasa, 3 November 2026. Simak jadwal keberangkatan dari 13 stasiun pemberhentian.
Simak informasi SIM Keliling Bantul Selasa 3 November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 melalui MPP, SIM Keliling malam di SCH, SIMMADE, dan Satpas beserta syaratnya.