Gempa M 5,7 Guncang Jepang Tengah, Lebih dari 20 Orang Terluka
Gempa magnitudo 5,7 mengguncang Jepang tengah pada Minggu dini hari. Lebih dari 20 orang terluka, tetapi tidak ada peringatan tsunami.
Lambang WHO di pintu utama kantor pusatnya di Jenewa, Swiss/Bloomberg-Stefan Wermuth
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) meminta negara-negara Asia-Pasifik bersiap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu varian Omicron.
Direktur Regional WHO untuk Pasifik barat Takeshi Kasai mengatakan salah satu caranya, yakni dengan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan dan mempercepat vaksinasi secara penuh di masing-masing negara.
"Kendali perbatasan dapat mengulur waktu, namun semua negara dan masyarakat harus bersiap menghadapi lonjakan kasus baru," kata Takeshi Kasai saat konferensi pers virtual seperti dikutip dari Antara, Jumat (3/12/2021).
Menurutnya, masyarakat seharusnya tidak mengandalkan pembatasan perbatasan yang ditetapkan oleh pemerintah. Justru, kata dia, hal yang paling penting yakni mempersiapkan diri dari ancaman varian Omicron.
Apalagi, WHO mengatakan varian baru ini berpotensi lebih menular dibandingkan varian Delta.
"Sejauh ini, informasi yang ada menunjukkan bahwa kami tidak perlu mengubah pendekatan [protokol kesehatan]," imbuhnya.
Takeshi Kasai mengatakan negara-negara harus memetik pelajaran dari penanganan varian Delta. Dia juga mendesak agar otoritas atau pemerintah di masing-masing negara memvaksin kelompok rentan secara lengkap. Termasuk menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti pemakaian masker dan jaga jarak sosial.
Varian Omicron pertama kali dijumpai di Afrika Selatan pada akhir November 2021. Tidak lama, WHO menetapkan varian Omicron sebagai varian yang diwaspadai atau variant of concern.
Para ilmuwan masih mengumpulkan data untuk menentukan cara penularan Omicron dan tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan.
Varian Omicron dilaporkan di 20 negara lebih dan pekan ini mulai merembet ke Asia, seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia serta India. Banyak negara yang mulai memperketat aturan perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Gempa magnitudo 5,7 mengguncang Jepang tengah pada Minggu dini hari. Lebih dari 20 orang terluka, tetapi tidak ada peringatan tsunami.
Korlantas Polri menegaskan kabar SIM seumur hidup adalah hoaks. Masa berlaku SIM tetap lima tahun sesuai UU Lalu Lintas.
KRL INKA rangkaian kedelapan ditargetkan beroperasi 1 Desember 2026 setelah menjalani pengujian akhir pada 11 November.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di DIY pada 9-11 November 2026. Hujan sedang dan gelombang laut 2,5 meter perlu diwaspadai.
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.
Helikopter Eurocopter Super Puma jatuh di Sungai Barito saat misi pemadaman karhutla. Tiga kru dipastikan selamat oleh BNPB.