Menuju Pilpres 2024, Ridwan Kamil Melukis Dominan Hijau dan Merah, Isyarat Apa?

Ridwan Kami saat menunjukkan lukisan yang baru saja dibikin dalam pembukaan Pameran Lukisan di Jogja National Museum, Rabu (1/12/2021). - Ist.
02 Desember 2021 06:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melukis secara spontan saat membuka pameran lukisannya bertajuk Jabar Motekar di JNM, Jogja, Rabu (1/12/2021). Lukisan dengan dominan hijau itu sebagai salah satu isyarat untuk ikut dalam kontestan Pilpres 2024 mendatang.

"Ini perjalanan 2024, apakah merah, apakah [melalui] pintu hijau, pintu kuning, pintu biru hanya Allah yang menentukan," kata Ridwan Kamil.

BACA JUGA : Lukisan Karya Ridwan Kamil Dipamerkan di Jogja National 

Sebuah lukisan abstrakitu memuat goresan dengan warna dominan hijau kemudian biru, kuning dan merah cederung tipis. Selain lukisan spontan Ridwan Kami memamerkan 20 lukisannya mulai 1-7 Desember 2021.

Saat ditanya ihwal warna yang dominan dengan merujuk lukisannya, Kang Emil menyebut warna hijau lebih dominan dibandingkan warna lainnya. "Hijau sebenarnya [dominan] sama sedikit merah," ucap Gubernur Jabar itu.

Kang Emil mengaku bakal memutuskan bergabung dengan partai politik pilihannya tahun depan setelah melaksanakan istikharah (menentukan pilihan) menjelang Pilpres 2024. Ia menyadari untuk masuk dalam kontestasi Pilpres 2024 tidak mungkin ditempuh melalui jalur independen.

"Saya sudah haqul yakin kalau di level nasional tidak mungkin independen. Jadi saya akan istikharah tahun depan mau masuk partai," kata dia.

Seandainya nantinya diusung sekadar sebagai cawapres, ia mengaku tidak ambil pusing. Baginya, baik diusung sebagai calon RI 1 atau RI 2 pada muaranya adalah harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Enggak ada masalah, pemimpin itu di mata Tuhan sama saja. Bermanfaat kah dia di jabatan nomor satu? Bermanfaatkah di mata rakyat dengan jabatnnya di nomor dua? Jadi nomor satu atau nomor dua bagi saya sama saja yang penting rakyat lebih sejahtera, Indonesia lebih maju," ujarnya.

BACA JUGA : Anies dan Ridwan Kamil Berbalas Pantun, Netizen: Pilpres

Saat ini, ia memilih berfokus merealisasikan janji politiknya sebagai Gubernur Jawa Barat. Tanpa pencitraan dan cukup bekerja dengan fokus dan serius dengan sendirinya bakal mempengaruhi tingkat elektabilitasnya ke depan.

"Jadi kalau survei itu naik turun. Entah itu nomor satu di Partai Nasdem saya apresiasi. Kembali lagi dari mana dukungan itu? dari akumulasi kerja kan. Makanya fokus saja kerja," ujarnya.