Komet Langka Muncul di 2026, Hanya Sekali Seumur Hidup
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Mike Tyson/instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson mengaku \'mati\' saat menggunakan racun katak psikedelik
Melansir USA Today, Mike Tyson mengatakan dia "mati" saat menggunakan racun katak untuk pertama kalinya empat tahun lalu.
"Kodok" adalah Bufo alvarius, amfibi Meksiko atau dikenal sebagai Kodok Gurun Sonora. Ia hibernasi di bawah tanah selama tujuh bulan, tetapi ketika berada di atas tanah, racunnya dapat dihisap untuk menghasilkan pengalaman psikoaktif.
Tyson, sekarang berusia 55 tahun, mengatakan bahwa dia telah meminum racun itu lebih dari 50 kali dan mengakui bahwa dia meminum yang pertama sebagai tantangan.
Tyson telah menjadi advokat untuk racun katak dan psikedelik dan mengatakan bahwa dia kehilangan 100 pon dan menjadi lebih dekat dengan keluarganya.
"Orang-orang melihat perbedaannya [dalam diri saya]," katanya. "Itu berbicara untuk dirinya sendiri. Jika Anda mengenal saya pada tahun 1989, Anda mengenal orang yang berbeda.
Pikiran saya tidak cukup canggih untuk memahami apa yang terjadi, tetapi hidup telah membaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.
Dana kompensasi tenaga kerja asing menjadi penyumbang terbesar PNBP Kemnaker. Pemerintah kini mengkaji besaran kompensasi yang telah berlaku selama puluhan tahu
Revisi UU Hak Cipta berisiko rugikan media dan publik. Belajar dari negara lain, RI diminta hati-hati.