Polda DIY Tuduh Mahasiswa Demo Bawa Cairan Merica, Sema UGM: Itu Obat Maag
SEMA UGM membantah klaim Polda DIY soal spicy spray dalam aksi mahasiswa. Cairan disebut antasida untuk penanganan paparan gas air mata.
Foto ilustrasi sakit perut/keracunan. - Freepik
Harianjogja.com, SIDOARJO—Sebanyak 117 santri dan santriwati Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, kembali dilarikan ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat dugaan gejala keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina mengatakan 117 santri tersebut kembali mendapatkan penanganan medis pada Selasa (8/9/2026). Kondisi mereka sebelumnya masih dalam tahap pemulihan setelah menjalani perawatan akibat dugaan keracunan MBG.
"Sebanyak 117 anak [santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dilarikan ke rumah sakit]," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina saat dihubungi Bisnis, Kamis (10/9/2026).
Keluhan kesehatan yang dialami para santri dan santriwati cukup beragam. Mereka mengalami mual, pusing, lemas, diare, demam, dan muntah.
Sebelumnya Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit
Kasus tersebut merupakan rangkaian dari dugaan keracunan yang sebelumnya dialami ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba’ul Hikam serta pelajar dari 18 sekolah lainnya di Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo.
Mereka sempat menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit pada Selasa (2/9/2026) malam karena mengalami gejala keracunan yang diduga setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Beberapa hari setelah mendapatkan perawatan, ratusan santri dan siswa tersebut diperbolehkan pulang. Mereka kemudian menjalani rawat jalan, termasuk para santri dan santriwati Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang masih berada dalam masa pemulihan.
Namun, pada Selasa (8/9/2026), sebanyak 117 santri dan santriwati kembali dilarikan ke rumah sakit. Kondisi tersebut terjadi ketika mereka masih dalam proses pemulihan setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis.
Lakhsmie menjelaskan sebagian besar santri yang kembali mendapatkan perawatan telah diperbolehkan menjalani rawat jalan setelah kondisi kesehatannya membaik.
Sebanyak 110 santri dan santriwati telah diperbolehkan pulang. Sementara itu, masih terdapat tujuh orang yang menjalani perawatan di rumah sakit.
"Sampai hari ini, masih ada tujuh orang (santri-santriwati Pondok Pesantren Manbaul Hikam Tanggulangin) yang dirawat," ungkapnya.
Santri yang Kembali Sakit Bukan Korban Baru
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MA Manbaul Hikam Labiburrahman membenarkan adanya peserta didiknya yang kembali dilarikan ke rumah sakit. Menurut dia, santri dan santriwati tersebut merupakan mereka yang sebelumnya telah menjalani perawatan akibat dugaan gejala keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.
"Betul [ratusan santri kembali dilarikan ke rumah sakit]. Yang sakit adalah anak yang kena sebelumnya [bukan korban baru]," ungkap dia.
Labiburrahman mengatakan para santri dan santriwati tersebut sebelumnya masih berada dalam masa pemulihan dan menjalani rawat jalan di lingkungan pondok pesantren.
“Masih masa pemulihan belum selesai, dikembalikan ke pesantren sehingga sakit lagi,” jelasnya.
Dengan demikian, santri yang kembali mendapatkan penanganan medis tersebut bukan merupakan korban baru. Mereka adalah santri dan santriwati yang sebelumnya mengalami dugaan gejala keracunan dan masih menjalani proses pemulihan.
Sebelumnya, ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manbaul Hikam Tanggulangin telah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Sidoarjo.
Fasilitas kesehatan yang menjadi lokasi perawatan tersebut meliputi RSUD R.T. Notopuro, RSI Siti Hajar, RS Purusa Candi, RS DKT, RS Arafah Anwar Medika, dan RS Rahman Rahim Sidoarjo.
Assessment Orisinalitas
Risiko kloning/parafrase: rendah–sedang. Struktur, urutan informasi, lead, fokus pemberitaan, dan transisi telah diubah secara signifikan. Fakta dan kutipan tetap mengikuti naskah sumber sehingga kemiripan pada nama, angka, lokasi, dan istilah teknis merupakan konsekuensi dari akurasi jurnalistik.
Penilaian orisinalitas maupun deteksi AI bersifat indikatif, bukan penentu definitif apakah sebuah artikel benar-benar orisinal atau dibuat oleh AI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SEMA UGM membantah klaim Polda DIY soal spicy spray dalam aksi mahasiswa. Cairan disebut antasida untuk penanganan paparan gas air mata.
Kemenhaj menghapus lunas tunda ganti haji khusus untuk menutup celah jual beli antrean dan memastikan keberangkatan sesuai nomor porsi.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT), mulai dari pemanfaatan energi surya
Van Gastel tak menjadikan kemenangan PSIM atas Persebaya musim lalu sebagai acuan. PSIM kini membidik kemenangan perdana di Super League 2026/2027.
Cek desil bansos 2026 dan ketahui kelompok yang tidak menerima bansos serta cara mengajukan sanggah jika data tidak sesuai.
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.