Airlangga Pastikan Status PPKM Luar Jawa-Bali Tak Berubah

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Kemenko Perekonomian
15 November 2021 21:47 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjojga.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa berdasarkan asesmen mingguan situasi Covid-19, tidak ada provinsi di luar Jawa-Bali yang berada di level asesmen 3 dan 4 PPKM.

Kemudian, dia menyebut sebanyak 25 provinsi di luar Jawa-Bali berada di level 2 dan dua provinsi berada di level asesmen 1.

“Dari kabupaten kota yang di level 4 ini adalah nol, Kemudian untuk di level 3 ada 5 kabupaten/kota yaitu Tana Tidung, Gayo, Gayo Lues, Sorong, Subulussalam, dan Teluk Bintuni. Kemudian yang untuk di level 2 ada 207 [kabupaten/kota] dan di level 1 sebanyak 174 [kabupaten/kota],” kata Airlangga dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (15/11/2021).

Sementara itu, sambung Menko, untuk level asesmen situasi pada lima kabupaten/kota penyelenggara World Superbike (WSBK) Mandalika seluruhnya berada pada level asesmen 1.

Menko juga menyampaikan, target capaian vaksinasi saat penyelenggaraan World Superbike adalah 70 persen untuk dosis pertama.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, hanya Lombok Timur yang cakupan vaksinasi dosis pertamanya 68,99 persen, sedangkan sisanya sudah di 70 persen.

Airlangga juga mengatakan bahwa bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali akan tetap berlaku hingga 22 November 2021.

“Khusus yang luar Jawa-Bali karena [PPKM] akan berlaku sampai minggu depan, jadi statusnya tetap, tidak ada perubahan,” ujarnya.