Polri Kumpulkan Bukti Kebakaran Kilang Pertamina

Tangki dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Cilacap masih terbakar hingga Minggu (14/11/2021) pagi. Kepulan asap hitam terlihat hingga radius puluhan kilometer dari Kabupaten Banyumas - Suara.com/Anang Firmansyah\\r\\n
15 November 2021 14:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, CILACAP-Polri masih menyelidiki penyebab kebakaran Kilang Minyak RU IV Cilacap milik PT Pertamina Persero dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya juga belum bisa memastikan ada atau tidak unsur pidana di balik peristiwa kebakaran ini.

"Tim sedang bekerja dulu untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan memeriksa para saksi," kata Dedi kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Dedi menyebut penyidik masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara atau olah TKP. Pelaksanaannya telah dilakukan oleh tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) dan Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Mabes Polri.

"Saat ini menunggu hasil tim Labfor dan Inafis dulu yang melaksanakan olah TKP bersama ahli," katanya.

Baca juga: Kilang Pertamina Sudah 17 Kali Terbakar, Ini Jadi Sorotan Ombudsman

Kilang Minyak RU IV Cilacap milik PT Pertamina Persero terbakar pada Sabtu ,(13/11) kemarin. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.10 WIB dan api baru berhasil dipadamkan keesokan harinya pada pukul 07.45 WIB.

Berdasar informasi yang beredar, kebakaran terjadi bersamaan dengan adanya petir. Peristiwa ini juga sudah dipastikan tak ada korban jiwa.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution belakangan mengklaim peristiwa ini tak berdampak terhadap ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM. Dia memastikan stok BBM aman.

Menurut Alfian, stok BBM jenis Premium berada di posisi 27 hari, Pertalite 20 hari, Pertamax 50 hari, dan LPG 12,7 hari.

"Distribusi BBM dan LPG berlangsung seperti biasa, Jawa Tengah dan Jawa Barat aman," ujar Alfian dalam konferensi pers, Minggu (14/11/2021).

Sumber : suara.com