DPR Minta Audit Menyeluruh Kilang Cilacap

Kilang Cilacap. - Istimewa/Pertamina
15 November 2021 08:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta investigasi dan audit menyeluruh Kilang Pertamina, menyusul terjadinya lagi kebakaran tangki di kompleks Kilang Cilacap kemarin malam.

“Kami meminta investigasi dan audit menyeluruh terhadap kilang dan keamanannya,” katanya kepada Antara, di Jakarta, Minggu (14/11/2021).

Dia mengatakan, investigasi dan audit menyeluruh kilang tersebut harus dilakukan terkait kondisi kilang yang memang sudah tua.

Menurut dia, kilang-kilang Pertamina di Cilacap dibangun sekitar 1970 sampai dengan 1980-an, dan selama ini belum ada pembaruan maupun pembangunan kilang baru di sana.

Oleh karena itu, lanjut dia, audit menyeluruh sangat diperlukan, terutama terkait sistem keamanannya, karena kebakaran di komplek Kilang Cilacap terjadi lagi. Apalagi, tahun ini saja sudah terjadi 3 kali kebakaran di kilang Pertamina di Kilang Balongan (Jawa Barat) dan Cilacap (Jawa Tengah).

“Jadi evaluasi tambal sulam saja tidak cukup,” ujar Sugeng Suparwoto yang memimpin Komisi DPR yang membidangi industri, energi dan sumber daya mineral, serta riset.

Diakuinya, tantangan eksternal Kilang Cilacap cukup besar, baik dari alam maupun lingkungan dan sosial.

Dia mengatakan, perubahan iklim yang luar biasa menyebabkan tekanan udara di selatan Pulau Jawa juga ekstrem, abrasinya cukup tinggi, dan bila hujan banyak petir.

Selain itu, lanjutnya, kondisi lingkungan dan sosial berubah, berbeda ketika kilang dibangun pada 1970–1980an. Hal itu pun menyebabkan sistem keamanannya kemungkinan sudah tidak cocok lagi, karena faktor-faktornya telah berubah.

“Jadi kejadiannya sendiri [kebakaran kilang] harus diinvestigasi mendalam, apakah karena alam, human error, atau teknikal alat yang tidak memadai. Tidak tertutup juga kemungkinan sabotase,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga mengapresiasi penanganan tim Pertamina yang dinilainya sangat sigap, sehingga api cepat dipadamkan.

“Kebetulan kebakaran di Dapil saya, jadi saya sempat telepon Bupati, orang kompeten Pertamina Bramantyo, dan direktur Kilang Cilacap. Semuanya responsnya bagus,” ucapnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia