Viral Penganiayaan Mahasiswa Polsri oleh Kakak Tingkat, Ini Respons Kampus

Tangkapan layar video viral mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang menjadi korban penganiayaan beberapa kakak tingkat - Instagram/plg_kucarkacir
01 November 2021 17:07 WIB Restu Wahyuning Asih News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Video pengeroyokan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang viral di media sosial. Seorang mahasiswa yang mengenakan kaus putih dipukul dan ditendang oleh sejumlah orang.

Pelaku pengeroyokan tersebut diduga adalah kakak tingkat dan alumni kampus. Korban yang dipukuli oleh tiga orang kakak tingkat tersebut pun tak melakukan perlawanan apapun.

Dugaan sementara, pengeroyokan terjadi karena salah paham antara mahasiswa yang terlibat. Korban pun telah melaporkan kejadian kepada pihak berwajib pada Minggu (31/10/2021) setelah videonya viral di media sosial.

Politeknik Negeri Sriwijaya pun langsung memberikan keterangan resminya melalui akun Instagram mereka, @polsriofficial pada Senin (1/11/2021).

Dalam unggahan tersebut, kampus mengimbau agar para mahasiswa tidak terhanyut dalam suasana yang ada, yang sempat viral di media sosial.

Kampus juga menegaskan agar para mahasiswa tidak melakukan tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan orang lain. Polsri dengan tegas akan membantu adanya proses hukum yang berlaku.

"Politeknik Negeri Sriwijaya mengingatkan dengan tegas bagi setiap pelanggaran, bahwa lembaga akan menegakkan aturan, baik secara pidana maupun secara akademik. Sebagai lembaga pendidikan, Polsri akan menyediakan proses pendidikan terbaik dengan mengedepankan rasa aman, nyaman serta perlindungan bagi para mahasiswa/pelapor yang menempuh masa studinya," tulis Polsri dikutipJIBI pada Senin.

Imbauan tersebut ditandatangani oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Ahmad Zamberi pada 31 Oktober 2021.

Sumber : JIBI/Bisnis.com