Advertisement
WHO Sebut Corona Varian Delta Plus AY.4.2 Terdeteksi di 42 Negara
Virus corona varian delta plus - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA –Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melacak subvarian Delta untuk menentukan apakah itu lebih menular daripada jenis aslinya karena kasus Covid-19 meningkat secara global.
WHO juga memeriksa apakah orang lebih tahan terhadap subvarian tertentu, yang disebut AY. 4.2, yang telah terdeteksi di setidaknya 42 negara.
WHO dalam pembaruan epidemiologi mingguannya mengatakan bahwa peningkatan AY.4.2 pengiriman urutan telah diamati sejak Juli.
“Studi epidemiologis dan laboratorium sedang berlangsung untuk melihat apakah ada perubahan dalam penularan varian, atau penurunan kemampuan antibodi manusia untuk memblokir virus,” kata WHO, melansir SCMP, Jumat (29/10/2021).
Garis keturunan menyumbang sekitar 5,9 persen dari semua kasus Delta yang dilaporkan di Inggris pada minggu yang dimulai 3 Oktober. Subvarian yang disebut ‘Delta Plus’ ini telah ditetapkan sebagai Varian Dalam Penyelidikan oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris.
Tidak ada bukti bahwa itu menyebabkan penyakit yang lebih parah atau membuat vaksin tidak efektif.
Karena itu bukan varian minat atau perhatian, itu belum dinamai menurut huruf alfabet Yunani. Badan kesehatan PBB melacak sekitar 20 variasi varian Delta.
Garis keturunan AY. 4.2 memiliki tiga mutasi tambahan dibandingkan dengan varian Delta asli, termasuk dua di protein lonjakan, bagian dari virus yang menempel pada sel manusia.
Sekitar 93 persen dari semua kasus subvarian yang terdeteksi berada di Inggris, menurut data yang diunggah ke inisiatif sains global GISAID.
Dalam pembaruan mingguan, WHO juga mengatakan Eropa menonjol sebagai satu-satunya wilayah utama di dunia yang melaporkan peningkatan kasus virus corona dan kematian selama seminggu terakhir, dengan peningkatan persentase dua digit di masing-masing.
WHO mengatakan kasus Covid-19 baru di 53 negara wilayah Eropa, mencatat peningkatan 18 persen dalam kasus Covid-19 selama seminggu terakhir, kenaikan mingguan keempat berturut-turut untuk area tersebut.
Eropa juga mengalami peningkatan 14 persen dalam kematian terkait virus. Itu berjumlah lebih dari 1,6 juta kasus baru dan lebih dari 21.000 kematian baru.
Amerika Serikat menghitung jumlah kasus baru terbesar selama tujuh hari terakhir, hampir 513.000 kasus baru, meskipun itu merupakan penurunan 12 persen dari minggu sebelumnya dan lebih dari 11.600 kematian, yang merupakan jumlah yang sama dengan minggu sebelumnya, kata WHO.
Inggris berada di urutan kedua dengan lebih dari 330.000 kasus baru. Rusia, yang telah mencatat serangkaian catatan harian nasional untuk infeksi dan kematian Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, memiliki hampir seperempat juta kasus baru selama seminggu terakhir.
Sementara itu, kasus di wilayah Asia Tenggara yang mencakup negara-negara berpenduduk padat seperti India dan Indonesia, turun 8 persen bahkan ketika kematian meningkat 13 persen selama seminggu terakhir.
WHO mengatakan bahwa 47 persen populasi dunia kini telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Perlintasan KA Tanpa Palang di Kulonprogo Disorot, Ini Masalahnya
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- 95 Pelanggaran TKA SD-SMP Terungkap, Mayoritas Dilakukan Pengawas
- Kasus Daycare Jogja, Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Anak
- Pemerintah Terbitkan Permenaker 7/2026 Tentang Outsourcing, Ini Isinya
- Kolaborasi IDM-BTN Dorong Pariwisata Budaya Kelas Dunia
- Fakta Baru! Sopir Taksi Listrik Baru 3 Hari Kerja Saat Kecelakaan
- Hasil TKA SD-SMP Diumumkan 26 Mei, Ini Cara Ceknya
- Ribuan Pelari Ramaikan Jogja 10K, Jaringan 5G Diperkuat
Advertisement
Advertisement







