Indonesia Dapat Sumbangan 684.400 Dosis Vaksin Covid-19 dari Selandia Baru

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers secara virtual terkait ketibaan batch ketiga vaksin AstraZeneca dari Covax Facility, Kamis (10/6/2021). - Antara/Rangga Pandu Asmara Jingga
26 Oktober 2021 14:27 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Selandia Baru menyumbangkan 684.400 dosis vaksin AstraZeneca melalui skema COVAX kepada Indonesia.

Donasi melalui COVAX mendukung upaya internasional agar bisa membuka akses untuk mendapatkan vaksin Covid-19 secara adil untuk semua orang.

Donasi vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia ini merupakan kontribusi terbaru dari Selandia Baru dalam kerjasamanya dengan Indonesia untuk merespons pandemi.

“Sumbangan vaksin tambahan untuk Indonesia ini merupakan kontribusi Selandia Baru yang paling signifikan di luar Pasifik, yang mencerminkan kemitraan kerjasama pembangunan Selandia Baru dengan Indonesia dan komitmen Selandia Baru untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan tangguh,” kata Duta Besar Selandia Baru Kevin Burnett, dikutip dari keterangan resminya, Senin (25/10/2021).

Ia menyatakan selama 18 bulan terakhir, Selandia Baru telah menyumbangkan NZ$12,7 juta untuk membantu Indonesia dalam menanggapi situasi Covid-19, termasuk dukungan untuk pencegahan dan komunikasi risiko, peluncuran vaksin, dan kemampuan pengujian PCR.

Selandia Baru juga telah mendonasikan 100 ventilator Airvo 2 non-invasif dari Fisher & Paykel Healthcare untuk menjawab kebutuhan mendesak akan peralatan medis di Indonesia pada Juli 2021.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan saat jumlah kasus di Indonesia sangat tinggi beberapa bulan yang lalu, Selandia Baru mengirimkan peralatan medis seperti ventilator dan rapid test serta memberikan dukungan tambahan kepada Lembaga Eijkman untuk kolaborasi dan kerja sama yang diberikan selama pandemi ini,

“Atas nama pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah dan rakyat Selandia Baru. Tena koutou, Aotearoa!,” kata Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Sumber : JIBI/Bisnis.com