Advertisement
Sempat Menghilang, Indonesia Lawyers Club Kembali Tayang
Karni Ilyas. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Setelah sempat menghilang, acara televisi Indonesia Lawyers Club (ILC) akan kembali ditayangkan.
Hal tersebut disampaikan oleh manajemen ILC dalam akun Twitter @YoutubeILC. "Pemirsa, Indonesia Lawyers Club Tayang Kembali Sesaat Lagi [Coming Soon],” demikian ditulis dalam akun tersebut.
Advertisement
PEMIRSA, INDONESIA LAWYERS CLUB TAYANG KEMBALI, SESAAT LAGI! #ILCTayangLagi pic.twitter.com/FzUwPrx7ht
— Indonesia Lawyers Club (@YoutubeILC) October 25, 2021
Seolah kembali mempertegas tentang kembali tayangnya acara debat yang sebelumnyanya di TVOne ini, pembawa acara kawakan ILC yang biasa disebut Presiden ILC yakni Karni Ilyas pun juga mengunggah keterangan serupa di akun Instagramnya.
“Coming soon! 29 Oktober 2021, Indonesia Lawyers Club,” tulisnya, Senin (26/10/2021).
Rencana penayangan ILC pun ditanggapi beragam oleh warganet.
“Semoga ada taringnya, gak setingan,” ungkap salah satu warganet di Instagram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Budidaya Biofloc Kian Diminati di DIY, Efisien Tekan Biaya Pakan Ikan
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Top Ten News Harianjogja.com, Rabu 21 Januari 2026
- DPRD Kulonprogo Tetapkan 11 Propemperda Prioritas Rampung 2026
- Kasus Pati, KPK Cium Indikasi Jual Beli Jabatan Lebih Luas
- DPRD dan Pemkab Sleman Tetapkan 13 Propemperda Target Rampung 2026
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- Anggaran Stunting Kelurahan di Kota Jogja Naik pada 2026
- Insentif CBU Berakhir, Pasar Mobil Listrik Berisiko Melambat
Advertisement
Advertisement



