Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Buka Lapangan Kerja Sektor Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (tengah) memberikan keterangan kepada media terkait perkembangan sektor pariwisata. - bisnis/dinda wulandari
23 Oktober 2021 15:37 WIB Dinda Wulandari News Share :

Harianjogja.com, PALEMBANG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkomitmen membuka lapangan kerja di sektor pariwisata sebagai upaya pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat menghadiri acara wisuda 2.696 mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata Palembang, di Palembang, Jumat (22/10/2021).

“Pada era baru ini, kami akan buka lapangan kerja seluas-luasnya, kami akan total dalam membangkitkan pariwisata yang ada,” katanya.

Sandiaga juga meyakini sektor pariwisata dapat menyerap lulusan pendidikan di bidang usaha tersebut.

Meski pandemi belum usai, Sandiaga optimistis Indonesia sudah siap memulihkan ekonomi pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Ini menjadi harapan kepada para lulusan pariwisata, mereka akan menjadi peluru dalam proses membangun kembali sektor pariwisata kita,” katanya.

Dalam membangun kembali pariwisata, Sandiaga memiliki strategi khusus, mengingat Indonesia memiliki banyak pariwisata unggulan. Sektor pariwisata alam dan budaya diyakini akan sangat menjual di era pasca pandemi.

"Di era digital ini juga para lulusan dapat ikut bertransformasi sebagai profesional, wirausaha di bidang pariwisata. Apa lagi dengan dibukanya Bali dan wilayah lain,” kata Sandiaga. 

Tercatat saat ini ada sebanyak 6 PTN Pariwisata yang dikelola di bawah Kemenparekraf seperti STP NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Makassar, Poltekpar Medan, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

Setiap PTNP memiliki inovasi link and match yang mendorong para lulusan menjadi tenaga handal dalam pariwisata. 

Para peserta didik sebelumnya juga telah dibekali kurikulum dengan pembelajaran inkubator bisnis, menyelenggarakan workshop atau seminar kewirausahaan, mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi wirausaha.

"Dengan program itu para peserta didik dapat masuk dunia usaha dalam pengelolaan pariwisata seperti hotel atau juga pada bidang teknologi," ujar Sandiaga.

 

 

Sumber : JIBI/Bisnis.com