Tambang Batu Bara Terbesar China Kebanjiran, 15 Orang Tewas

Paviliun terendam akibat meningkatnya ketinggian air di Sungai Yangtze di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, Senin (13/7/2020). - Antara/Xinhua
13 Oktober 2021 11:37 WIB Nindya Aldila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Setidaknya 15 orang tewas akibat banjir di China bagian utara, Provinsi Shanxi, pada awal bulan. Peristiwa terjadi setelah wilayah kering ini diguyur hujan selama sepekan.

Banjir melanda wilayah kawasan tambang batu bara bertepatan dengan krisis energi nasional. Sebelumnya pada Juli, banjir besar menewaskan lebih dari 300 orang di Provinsi Henan tengah pada Juli.

Pejabat lokal Wang Qirui mengatakan setidaknya sebanyak 60 tambang di Shanxi telah ditutup sementara akibat adanya banjir. Tetapi, empat di antaranya telah kembali beroperasi secara normal.

Wang mengatakan sekitar 19.000 gedung telah hancur akibat cuaca ekstrem, di mana 18.000 di antaranya rusak parah.

"15 orang meninggal dunia karena bencana ini dan tiga orang masih hilang," katanya seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (12/10/2021).

Setidaknya terdapat 1,75 juta penduduk di Shanxi yang terdampak banjir. Sebanyak 120.000 telah berhasil dievakuasi.

Shanxi mencatat lebih dari tiga kali rata-rata curah hujan bulanan untuk Oktober dalam 5 hari pada pekan lalu. Di wilayah lainnya, curah hujan juga sangat tinggi.

Sumber : Bisnis.com