Advertisement
Biaya Masuk SD Swasta di Kota Solo Capai Rp 21 Juta
Orang tua murid mengawasi anaknya pada hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri 08 Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/7/2018). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2018-2019 dimulai secara serentak di Indonesia pada Senin 16 Juli. - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Biaya masuk SD swasta di Kota Solo, Jawa Tengah, tercatat capai puluhan juta rupiah.
Informasi itu disampaikan oleh salah satu wali murid bernama Puji Astuti.
Advertisement
Puji mengatakan, telah mendaftarkan anaknya di salah satu sekolah swasta favorit di Banjarsari, Solo. Ia mendaftarkan anak keduanya di sekolah tersebut lantaran anak sulungnya juga bersekolah di situ.
“Biaya pendaftarannya Rp300.000. Tapi total biaya masuk yang harus kami keluarkan ketika anak saya dinyatakan diterima kelak sekitar Rp14,9 juta. Saya daftar kemarin mumpung masih gelombang istimewa,” terangnya dilansir dari Solopos.com, Minggu (3/10/2021).
BACA JUGA
Puji merinci biaya Rp14,9 juta itu terdiri biaya uang gedung Rp11,8 juta, uang seragam Rp850.000, SPP Rp800.000, buku-buku Rp800.000. Kemudian registrasi program khusus Rp150.000 serta wakaf pendidikan minimal Rp500.000.
Ia mengaku sengaja mendaftarkan anak keduanya lebih awal di SD tersebut agar menghemat biaya.
Sebab bila tak kunjung mendaftarkan anaknya, biaya yang harus dikeluarkan semakin besar.
“Saya daftar di hari terakhir gelombang istimewa,” sambungnya.
Ibu-ibu asal Solo itu mengatakan, bila tak mendaftarkan anaknya pada gelombang istimewa, biaya masuk sekolah swasta yang harus dikeluarkan bisa mencapai Rp21,2 juta.
“Biaya total yang masuk dari gelombang reguler sampai Rp21,2 juta. Selisih biayanya lumayan itu,” katanya.
Tanggapan anggota DPRD
Menanggapi tingginya biaya masuk SD swasta di Solo itu, Anggota Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro menilai hal yang wajar.
Pasalnya, semua pembiayaan sekolah swasta seperti honor guru dan lainnya mengandalkan pemasukan dari orang tua siswa atau wali murid.
“Dari sisi waktu belajar juga lebih panjang. Karena lebih panjang, otomatis banyak tambahan pelajaran yang menjadi ciri khas sekolah swasta. Ini lah yang menjadikan salah satu item biaya sekolahnya mahal, ada pembelajaran life skill,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
- Tetangga Kenang Farhan, Copilot ATR yang Tewas di Bulusaraung
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
Advertisement
Bawa Celurit Seusai Cekcok Laka Lantas, Dua Pemuda Ditangkap
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Badai Melanda AS, Lebih dari 12.000 Penerbangan Dibatalkan
- 1.428 Calon Jamaah Haji Ikuti Taaruf, Bupati Tekankan Kebersamaan
- Karyawan Amazon Olok Aturan Jeff Bezos di Tengah Isu PHK
- Pedagang Pasar Sleman Kian Sepi, Revitalisasi Dinilai Belum Menjawab
- Pemkab Gunungkidul Mulai Salurkan ADD 2026, 94 Kalurahan Sudah Cair
- Bentrok Dua Pilar Timnas Indonesia, Sassuolo Tekuk Cremonese 1-0
- Layar Kamera Bermasalah, Toyota Tarik 162 Ribu Unit Tundra di AS
Advertisement
Advertisement



