KAI Sumbang 1,2 Hektare Lahan untuk Penataan Kawasan Masjid Istiqlal

Pemandangan halaman Masjid Istiqlal di Jakarta, Sabtu (5/9/2020). Renovasi masjid yang dikerjakan sepanjang 2019-2020 dan menelan biaya senilai Rp465 miliar ini telah rampung. Masjid Istiqlal akan segera diresmikan kembali dibuka untuk umum. Bisnis - Arief Hermawan P
01 Oktober 2021 10:27 WIB Rahmi Yati News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Lahan Guna Penataan Lingkungan Masjid Istiqlal. Lahan tersebut terletak di antara Stasiun Juanda dan Stasiun Gambir.

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar selaku Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal di Masjid Istiqlal.

Didiek mengatakan, maksud dari PKS ini adalah sebagai landasan kerja sama pemanfaatan lahan milik KAI yang terletak di antara Stasiun Juanda dan Stasiun Gambir dalam rangka penataan lingkungan Masjid Istiqlal.

Aset seluas 11.983,54 m2 atau sekitar 1,2 hektare (ha) tersebut rencananya akan dibangun infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk penataan lingkungan Masjid Istiqlal.

"KAI bangga dapat bekerja sama dengan Masjid Istiqlal ini serta dapat memberikan suatu kontribusi dan partisipasi untuk renovasi Masjid Istiqlal yang keindahannya sekarang ini sangat terasa. Kami sangat berharap lahan KAI dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat komunitas Masjid Istiqlal," ujar Didiek, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Ratusan Sekolah di Bantul Sudah Uji Coba Belajar Tatap Muka

Menururnya, penataan lingkungan Masjid Istiqlal dan kerja sama KAI ini merupakan salah satu bentuk perwujudan nilai-nilai AKHLAK dimana AKHLAK sendiri singkatan dari amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. KAI terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Sementara itu Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan Masjid istiqlal ini berada di ring 1 yang tidak mudah untuk diduduki. Maka dari itu, apa yang telah dikontribusikan oleh KAI dengan memberikan pemanfaatan lahan untuk penataan Masjid Istiqlal ini sesuatu yang sangat luar biasa.

“Sekali lagi atas nama seluruh pengurus dan tentu komunitas istiqlal, yang bukan hanya di Indonesia tetapi juga mendapat kepercayaan internasional, mengucapkan terimakasih kepada jajaran KAI khususnya Dirut KAI pak Didiek,” imbuh Nasaruddin Umar.

Sebelum adanya kerja sama ini, KAI juga telah berkolaborasi dengan Masjid Istiqlal dalam hal pengembangan Masjid Istiqlal dan pemberian santunan anak yatim.

Pada 27 November 2020, KAI memberikan bantuan sebesar Rp250.000.000 untuk pengembangan Sarana Masjid Istiqlal. Lalu pada 28 April 2021 KAI memberikan santunan anak yatim sebesar Rp25.000.000 dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di Masjid Istiqlal.

Sumber : bisnis.com