Penurunan Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Diklaim Lebih dari 95%

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan konferensi pers evaluasi PPKM Darurat Jawa-Bali, Sabtu (17/7/2021). - zoom meeting
28 September 2021 03:37 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan angka kasus positif Covid-19 harian di wilayah Jawa dan Bali turun 98 persen per 26 September 2021 dibandingkan dengan puncak kurva gelombang kedua pada 15 Juli 2021.

“Jadi angka kasus harian 26 September itu 864 kalau dikurangi hari ini lebih rendah lagi atau setara dengan 6 Juli 2020,” katanya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (27/9/2021).

Sementara itu, kasus aktif di Jawa dan Bali juga tercatat menurun 96 persen jika dibandingkan dengan puncaknya yaitu 24 Juli 2021.

Data Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan per 26 September 2021, kasus aktif di wilayah Jawa dan Bali mencapai 15.895 atau kurang lebih setara dengan yang terjadi pada 27 Juni 2020 yang mencapai 16.362.

Selain itu, Luhut juga menyampaikan angka reproduksi di Jawa-Bali berada di bawah 1. Dalam paparannya, angka reproduksi di Pulau Jawa hanya 0,95, sedangkan Bali masih berada di angka 1,01.

“Angka ini tidak boleh membuat kita berpuas diri tapi justru harus hati-hati,” kata Luhut.

Adapun, pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Jawa dan Bali hingga 4 Oktober 2021.

Menko Luhut memastikan bahwa PPKM berbasis level akan terus diterapkan selama pandemi Covid-19 masih melanda Tanah Air.


#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Sumber : JIBI/Bisnis.com