Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA – Sekelompok peneliti yang dipimpin oleh University College London menyimpulkan bahwa risiko long Covid pada anak-anak jauh lebih rendah.
Long Covid merupakan kondisi saat seseorang masih merasakan gejala penyakit tersebut dalam jangka waktu yang lama, bahkan setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Melansir Aljazeera, Kamis (23/9/2021), mereka mensurvei lebih dari 50.000 anak berusia antara 11 dan 17 tahun yang dites positif terkena virus corona di Inggris antara September 2020 dan Maret 2021.
Menurut hasil mereka, antara 2 persen dan 14 persen dari anak-anak ini masih memiliki gejala 15 minggu setelah infeksi awal mereka, tetapi hanya sedikit yang memiliki gejala berkelanjutan yang mengharuskan mereka mencari bantuan medis atau mengambil cuti sekolah yang signifikan.
Studi awal yang dilakukan di Roma, yang mewawancarai 129 anak berusia antara enam dan 16 dari Maret hingga November 2020, melaporkan bahwa lebih dari sepertiga memiliki satu atau dua gejala yang menetap setelah empat bulan.
Jadi temuan terbaru ini, meskipun masih mengkhawatirkan, akan meyakinkan orang tua bahwa jika anak mereka terkena virus, risikonya lebih kecil daripada yang diperkirakan sebelumnya untuk mengembangkan long Covid.
Meskipun lebih kecil, risiko long Covid tetap ada, dan penulis penelitian ingin menunjukkan bahwa jumlahnya masih tidak sepele dan penyakit ini perlu ditanggapi dengan serius pada anak-anak.
Jelas dari penelitian ini bahwa anak-anak tidak ‘kebal’ dari efek virus ini, sebuah narasi yang terus dikayuh oleh banyak orang, tetapi ini adalah kabar baik bahwa mereka mungkin kurang rentan terhadap long Covid daripada yang diperkirakan semula.
Lalu, apakah vaksin membantu mencegah long Covid? Jawabannya adalah ya.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Kings College London telah menunjukkan bahwa divaksinasi penuh mengurangi kemungkinan gejala yang berlangsung lebih dari empat minggu sebesar 50 persen.
Long Covid diidentifikasi ketika gejala bertahan selama empat minggu atau lebih setelah infeksi COVID awal.
Studi ini mengamati hampir satu juta orang yang divaksinasi lengkap dan hanya 592 yang dinyatakan positif Covid. Dari 592 ini, hanya 31, yang merupakan 5 persen dari kohort, yang melaporkan gejala empat minggu atau lebih setelah infeksi. Pada kelompok yang tidak divaksinasi, angka ini adalah 11 persen. Ini adalah alasan lain untuk mengambil vaksin ketika ditawarkan. Jadi, pastikan untuk mengambil semua vaksin Anda untuk melindungi Anda dan orang-orang di sekitar Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Jadwal perpanjangan SIM Sleman Agustus 2026 di Satpas, MPP, SCH, dan SIMMADE lengkap dengan syarat, lokasi, dan jam pelayanan.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.