Sering Mengorok pada Orang Obesitas Bisa Jadi Tanda OSA
Kebiasaan mengorok pada orang dengan obesitas perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan OSA dan meningkatkan risiko fibrilasi atrium.
Ilustrasi. /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA - Anda penyuka makanan cepat saji (fast food)? Pernahkan Anda berpikir tentang bagaimana kesejahteraan hewan-hewan ternak mereka sebelum akhirnya dibawa ke tempat pemotongan hewan dan tersaji sebagai makanan cepat saji?
World Animal Protection (WAP) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkap fakta bahwa masih banyak restoran cepat saji di Indonesia yang abai terhadap kesejahteraan hewan ternak.
Dalam acara Seminar Online "Menakar Komitmen Bisnis Fast Food di Indonesia dalam Memastikan Kesejahteraan Hewan Ternak" yang Kamis (26/8/2021), disebutkan bahwa menurut peringkat "The Pecking Order" untuk enam restoran cepat saji terbesar di dunia, WAP mencatat enam restoran termasuk KFC, McDonald\'s, Domino, Pizza Hut, Starbucks, dan Burger King mendapatkan skor yang buruk terkait kesejahteraan ayamnya.
Baca juga: Demi Empati, Jokowi Diminta Sumbangkan Gajinya untuk Penanganan Covid-19
Menurut Rully Prayoga, Manajer Kampanye Indonesia di WAP, mengetahui bahwa perusahaan-perusahaan di \'The pecking order\' mendapatkan begitu sedikit poin di Indonesia sangatlah mengecewakan.
"KFC dan QSR lainnya tidak melakukan apa pun untuk kesejahteraan hewan ternak sejak kami meminta mereka tahun lalu untuk berbuat lebih baik bagi hewan, membuat standar ganda menjadi sangat jelas," kata Rully, seperti dikutip dari Antara.
Menurut laporan dari WAP, sebagian besar daging ayam yang disajikan di restoran cepat saji terkenal di Indonesia itu berasal dari ayam yang tinggal di lingkungan sempit dan tandus. Selain itu WAP juga mengungkapkan bahwa ayam di peternakan tersebut terkadang hidup tanpa sinar matahari, serta banyak yang mengalami pincang dan luka di kulit.
Baca juga: Lembaga Sertifikat Kaleng-Kaleng Bikin Indonesia Kebanjiran Produk Impor
Dan sebagai upaya mengatasi masalah ini, peternakan menggunakan antibiotik rutin kepada hewan-hewannya. Padahal, penggunaan antibiotik yang berlebihan dapat memicu ternak kebal terhadap bakteri mematikan dan membunuh lebih dari 700 ribu orang per tahun berdasarkan data WHO tahun 2020.
Bulan lalu, YLKI juga menerbitkan laporan yang berjudul "Laporan Pengujian Daging Broiler Resistensi Antimikroba di Jabodetabek". Laporan ini menunjukkan bahwa antibiotik terlarang dan AMR banyak ditemukan di daging ayam yang berasal dari produsen ayam ternama di Indonesia.
Oleh sebab itu, WAP menyerukan kepada perusahaan-perusahaan global tersebut untuk memimpin dan memastikan bahwa setiap ayam yang disajikan di restoran mereka dijamin memiliki kehidupan yang layak.
Dikatakan bahwa kesejahteraan hewan sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas dari daging hewan tersebut. Jika tidak dijaga dengan baik, hal ini dapat berdampak pada kesehatan manusia yang mengonsumsinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebiasaan mengorok pada orang dengan obesitas perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan OSA dan meningkatkan risiko fibrilasi atrium.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.