OPINI: Pemilu Serbia dan Brasil: Gelombang Antikemapanan Lintas Benua?
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
Otak/medicaldaily.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Dalam beberapa kasus, pasien yang telah dinyatakan sembuh masih dapat merasakan efek Covid-19. Mulai dari sesak nafas, anosmia hingga gangguan pada otak atau brain fog.
Dosen neurologi di Harvard Medical School Dr Andrew Budson menyebutkan brain fog bukanlah istilah medis atau ilmiah, melainkan istilah yang menggambarkan ketika seseorang merasa pikirannya lambat hingga tidak fokus.
"Istilah brain fog digunakan oleh seseorang untuk menggambarkan bagaimana perasaan mereka ketika pemikiran mereka lamban, kabur, dan tidak tajam," tulisnya dalam Harvard Health Publishing seperti dikutip Rabu (25/8/2021).
Dia menjelaskan, ada banyak efek yang disebabkan oleh Covid-19 dapat merusak otak seperti kurangnya asupan oksigen ke otak pasien. Namun, Dr Budson menjelaskan ada efek lain yang mungkin terjadi lebih halus, seperti penurunan perhatian yang terjadi dalam jangka waktu yang panjang,
Mengutip dari Harvard Health Publishing, Dr Budson menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi brain fog yaitu:
1. Olahraga
Lakukan olahraga ringan, mungkin hanya dua atau tiga menit dalam beberapa kali sehari. Umumnya, seseorang dianjurkan untuk berolahraga selama 30 menit dalam sehari dan lima hari seminggu.
2. Diet Mediterania
Dalam diet mediterania biasanya seseorang mengonsumsi minyak zaitun, buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan dan kacang-kacangan, dan biji-bijian. Bahan makan tersebut terbukti dapat meningkatkan pikiran, memori dan kesehatan otak.
3. Hindari alkohol
Sudah menjadi rahasia umum bahwa alkohol memengaruhi kinerja otak. Oleh karenanya, berikan kesempatan untuk otak Anda bekerja tanpa dipengaruhi oleh zat-zat yang dapat mengganggunya termasuk alkohol.
4. Tidur yang Cukup
Tidur merupakan waktu dimana otak dan tubuh bekerja untuk membersihkan racun. Pastikan Anda waktu tidur yang cukup untuk tubuh.
5. Lakukan aktivitas bermanfaat lainnya
Mulailah melakukan kegiatan baru yang dapat merangsang kemampuan kognitif. Anda dapat mendengarkan musik, meditasi dan menjaga pikiran untuk tetap positif.
#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Harvard Health Publishing
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
AHY mengecam dugaan penyadapan ilegal yang dinilai mengancam demokrasi, keamanan negara, dan privasi masyarakat.
Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mengungkap kerentanan jaringan 2G dan pentingnya pengawasan sistem LIMS untuk mencegah penyadapan ilegal.
Satpom Lanud Adisutjipto mengajak masyarakat tidak takut melapor jika menghadapi persoalan yang melibatkan anggota TNI AU.
Kemenkes mendistribusikan 3,8 juta masker, oksigen, obat-obatan, dan tenaga kesehatan untuk tujuh provinsi terdampak kabut asap karhutla.
Simak jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Kamis 5 November 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif sekali jalan Rp8.000.