Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. /Ist-dok Humas Pemprov Jateng
Harianjogja.com, JAKARTA--Dua nama kader PDIP yakni Ganjar Pranowo dan Puan Maharani digadang-gadang maju di Pilpres 2024.
Nama Ganjar Pranowo dan Puan Maharani menjadi tokoh potensial maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani saat ini tengah menduduki jabatan strategis. Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah, sementara Puan adalah Ketua DPR RI.
Bukan tidak mungkin, Ganjar dan Puan akan maju ke kontestasi Pilpres 2024. Apalagi, PDIP disebut-sebut bisa mencalonkan Capres tanpa harus melakukan koalisi dengan partai lain.
BACA JUGA: Kabur dari Taliban, Warga Afghanistan Melahirkan di Pesawat Evakuasi AS
Secara popularitas, Ganjar memiliki peluang besar. Ia memeliki eletabilitas nomor dua setelah Prabowo Subianto. Bahkan Ganjar sempat beberapa kali menyalip Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Sementara popularitas Puan Maharani masih jauh di bawah Ganjar Pranowo. Tetapi Puan memiliki kedudukan strategis di berlambang banteng. Ia adalah putri dari ketua umum Megawati Soekarnoputri, dan kini menjabat sebagai Ketua DPP PDIP.
Kekayaan Ganjar Pranowo
Sebagai pejabat negara, Ganjar memberikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke KPK terakhir kali periode 2020/2021. Berdasarkan laporan itu, Ganjar memiliki total kekayaan Rp10,52 miliar, tepatnya Rp 10.525.241.063.
Kekayaan Ganjar tersebar ke beberapa hal, seperti tanah dan bangunan yang total nilainya Rp2,58 miliar. Alat transportasi dan mesin total nilainya Rp1,04 miliar. Ada juga yang dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp732,86 juta.
Selanjutnya ada dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp6,16 miliar. Dengan begitu, total kekayaan Ganjar Pranowo mencapai Rp10,52 miliar.
Koleksi Kendaraan Ganjar
Ganjar mengoleksi beberapa kendaraan bermotor dari roda empat sampai roda dua. Seperti Nissan Teana tahun 2013, Mitsubishi Pajero Sport tahun 2018, motor Viar Scooter tahun 2018, Kawasaki ER-6N tahun 2012, dan Toyota Crown tahun 2008.
Kekayaan Puan Maharani
Berdasarkan LHKPN, harta mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sosial ini mencapai Rp364,49 miliar.
Hartanya terdiri atas tanah dan bangunan yang total nilainya Rp149,34 miliar. Dalam laporan ini, tanah dan bangunan yang dimiliki Puan tersebar di 75 lokasi.
Puan memiliki sejumlah kendaraan mewah seperti VW Beetle tahun 2000, Toyota Land Cruiser Jeep tahun 2008. Selain itu Puan juga mengoleksi dua sepeda motor Harley Davidson tahun 2002 dan tahun 2003. Dia juga gemar mengoleksi mobil Mercedes Benz, tercatat ada 3 mobil Jerman ini dari tahun 1968, 1876, dan 1982. Total nilai kendaraan yang dimilikinya sebesar Rp1,53 miliar.
Selanjutnya, Puan Maharani juga tercatat memiliki harta bergerak senilai Rp5 miliar, surat berharga tercatat Rp213,37 miliar, serta kas dan setara kas Rp55,91 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.