Kulonprogo Uji Coba MPOS untuk Digitalisasi Retribusi, Target Berjalan Penuh 2027
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Abdul Rahman Ma\'mun, Divisi Jaringan dan Kerjasama Forum Solidaritas Kemanusiaan (FSK) menyampaikan edukasi tentang Covid-19 masih harus digencarkan untuk menurunkan laju penularan penyakit.
"Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menggaet masyarakat agar tak enggan mencegah penularan seperti halnya patuh 3M atau 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Juga ikut vaksinasi yang kini juga jadi program pemerintah," kata Abdul dalam keterangannya pada Selasa (17/8/2021).
Semua itu dilakukan untuk memutus rantai penularan. "Jangan jengah dan abai jika kita ingin segera terbebas dari pandemi."
Edukasi dan literasi tentang Covid-19 harus sampai ke masyarakat di tingkat paling mikro.
"Saya ambil contoh di Jawa, edukasi literasi ini bisa menggunakan istilah setempat dengan lebih baik, daripada ilmiah yang belum tentu dimengerti. Jadi bahasanya sederhana, bisa pakai ungkapan daerah," kata dia.
Namun tantangan sudah pasti ada karena berkaitan dengan perubahan perilaku. Tak mudah mengajak orang untuk mengubah perilaku, padahal kita masih hidup berdampingan dengan COVID-19.
"Jika mau melakukan perubahan perilaku maka pada akhirnya itu bisa menjadi ketahanan dalam diri kita sendiri. Itulah yang dibutuhkan," kata dia.
Menurutnya, edukasi akan berjalan ketika diperkaya dengan melibatkan penggalang solidaritas, solidarity maker. Para pejabat daerah misalnya, pada situasi sekarang harusnya lebih berempati dalam melihat situasi.
Jika kesulitan, bisa memperluas jaringan untuk menyebarkan informasi yang benar dibantu para solidarity maker untuk membentuk solidaritas di masyarakat. Solidarity maker, bisa dari influencer, tokoh masyarakat atau tokoh berpengaruh lainnya.
"Jika ada orang-orang yang punya pengaruh besar ini dilibatkan akan lebih efektif. Mereka mudah menyatukan dan lebih empatik, karena di setiap daerah perilakunya juga berbeda-beda," kata dia.
Solidarity maker bisa dimulai dari lingkup keluarga. "Kalau dapat link berita hoaks, sebaiknya bisa cek kebenarannya dengan cara meringkas poin-poin penting yang mengacu berdasarkan sains," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.
Onsen Resort Kaliurang menghadirkan konsep akomodasi yang memadukan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang di kawasan lereng Gunung Merapi, Sleman
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. ESDM menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Dinsos Kulonprogo mempercepat pendaftaran Perlinsos Digital. Sebanyak 255 agen Perlinsos telah terdaftar untuk mendampingi warga.