Advertisement

Epidemiolog UI Sebut Harga Tes PCR Bisa Ditekan Hingga Rp150.000

Mia Chitra Dinisari
Senin, 16 Agustus 2021 - 13:27 WIB
Budi Cahyana
Epidemiolog UI Sebut Harga Tes PCR Bisa Ditekan Hingga Rp150.000 Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Epidemiolog UI Pandu Riono mengatakan pemerintah bisa menekan biaya tes Covid-19 dengan metode PCR berdasarkan eCatalogue hingga Rp150.000.

Menurutnya, untuk harga Rp500.000 saat ini yang dipatok masih sangat malah.

"Bisa ditekan hingga 150 ribu rupiah. Pak @jokowi memerintahkan ke pak @BudiGSadikin @KemenkesRI," tulisnya di akun twitternya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Harus menekan kemahalan dengan serendah-rendah dan secepat-cepatnya," tambahnya.

Sedangkan untuk biaya tes cepat antigen harganya bisa ditekan hingga Rp70.000.

Dia memaparkan, untuk satu dus tes antigen berisi 25 tes. Satu Dus Tes PCR berisi 100 tes.

"Jadi kenapa bisa terjadi harga kemahalan, walaupun sudah diprotes, karena banyak yang diuntungkan dan tidak pengawasan yg ketat dari regulator," paparnya.

Advertisement

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Kesehatan menurunkan harga tes PCR berada di kisaran Rp450.000 - Rp550.000. Presiden mengatakan bahwa untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR.

Saat ini harga tes PCR bervariasi antara Rp900.000 hingga Rp1 juta ke atas. "Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan [Budi Gunadi Sadikin] mengenai hal ini. Saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara Rp450.000 - Rp550.000," katanya melalui kanal YouTube Setpres, Minggu (15/8/2021).

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Anggota DPR Beri Atensi Khusus Dugaan Pemerkosaan Anak Difabel di Bantul

Bantul
| Senin, 26 September 2022, 21:17 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement