Isu Haji Isam Akuisisi BBCA Beredar, Ini Penjelasan Bank BCA
BCA membantah isu akuisisi saham BBCA oleh Haji Isam. Simak klarifikasi kepemilikan saham BCA dan transaksi BYAN.
Bendera Amerika Serikat. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Amerika Serikat berencana mengubah mekanisme seleksi visa kerja H-1B dengan mengganti sistem undian acak menjadi seleksi berbobot yang memprioritaskan pekerja asing bergaji dan berketerampilan tinggi.
Dinas Kewarganegaraan dan Imigrasi AS menilai sistem undian selama ini kerap disalahgunakan oleh perusahaan yang mengajukan permohonan pekerja asing dengan upah lebih rendah. Seleksi berbobot dinilai lebih sejalan dengan mandat Kongres serta bertujuan melindungi upah dan peluang kerja warga negara Amerika Serikat.
Program visa H-1B saat ini memiliki kuota 65.000 visa per tahun, ditambah 20.000 visa khusus bagi pemohon bergelar lanjutan dari institusi pendidikan di AS. Permintaan yang selalu melampaui kuota memicu pengundian acak setiap tahunnya.
"Proses seleksi acak pendaftaran H-1B yang ada telah dieksploitasi dan disalahgunakan, terutama oleh perusahaan AS yang ingin mendatangkan pekerja asing dengan upah lebih rendah," kata juru bicara Dinas Kewarganegaraan dan Imigrasi AS Matthew Tragesser.
"Seleksi berbobot yang baru akan lebih menjalankan mandat Kongres untuk program H-1B dan memperkuat daya saing Amerika dengan mendorong perusahaan mengajukan permohonan untuk pekerja asing dengan keterampilan dan upah lebih tinggi," katanya dalam sebuah pernyataan.
Saat ini, program H-1B dibatasi sebanyak 65.000 visa per tahun, dengan tambahan 20.000 visa bagi pemohon yang memiliki gelar lanjutan dari institusi pendidikan di AS.
Permintaan visa tersebut selalu melebihi kuota sehingga memicu pengundian acak yang memungkinkan perusahaan membanjiri sistem dengan permohonan pekerja bergaji rendah, menurut para kritikus.
Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS), sistem seleksi baru akan meningkatkan peluang pemberian visa kepada pekerja dengan keahlian dan gaji lebih tinggi, sembari memberikan kesempatan rekrutmen di berbagai tingkat upah.
Aturan baru tersebut akan diberlakukan pada 27 Februari dan diterapkan pada musim pendaftaran kuota visa H-1B tahun fiskal 2027, menurut pernyataan DHS.
Perubahan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah AS untuk memperketat pengawasan program H-1B, termasuk kebijakan sebelumnya yang mewajibkan perusahaan membayar tambahan 100.000 dolar AS (sekitar Rp1,67 miliar) per visa.
"Sebagai bagian dari komitmen Pemerintahan Trump untuk mereformasi H-1B, kami akan terus menuntut lebih banyak dari perusahaan dan warga asing agar tidak merugikan pekerja Amerika dan untuk mengutamakan Amerika," kata Tragesser.
Dengan sistem baru yang akan berlaku mulai 27 Februari dan diterapkan pada tahun fiskal 2027, pemerintah AS berharap program H-1B mampu meningkatkan daya saing ekonomi sekaligus mengutamakan perlindungan tenaga kerja domestik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BCA membantah isu akuisisi saham BBCA oleh Haji Isam. Simak klarifikasi kepemilikan saham BCA dan transaksi BYAN.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.